Kubu Raya, BerkatnewsTV. Fachrudin D Siregar akhirnya terpilih menjadi Ketua Kadin Kalbar periode 2026 – 2031. Ia terpilih secara aklamasi melalui ajang Musprov Kadin Kalbar VII yang diikuti Kadin 14 kabupaten/ kota se-Kalbar, Kamis (22/1/2026) yang berlangsung di salah satu hotel di Kubu Raya.
Fachrudin melanjutkan estafet kepemimpinan Santyoso Tyo yang sudah menjabat selama dua periode. Dan nama Fachrudin bukan lah orang baru di kalangan pengusaha Kalbar. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Gapensi Kalbar dan juga duduk di kepengurusan Kadin Kalbar bersama Santyoso Tyo.
Apalagi, Musprov Kadin Kalbar VII ini dihadiri langsung oleh pengusaha nasional asal Kalbar Oesman Sapta yang juga ternyata Wakil Ketua Dewan Usaha Kadin Indoesia. Selain itu juga dihadiri Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Korwil Kalimantan, Andi Yuslim Patawari dan Korwil Kalimantan Sudirman.
Bahkan, Musprov dibuka langsung oleh Gubernur Kalbar Ria Norsan yang juga dihadiri Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Wali kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Bupati Mempawah Erlina, Wakil Bupati Sanggau Herpena Susana dan beberapa lainnya. Termasuk disaksikan Mahfud MD Menteri Polkam 2014-2019, Akademisi Rocky Gerung serta anggota DPD RI Daud Yordan. Terlihat juga hadir para senior HIPMI dan Kadin Kalbar.
Sehingga legitimasi Kadin Kalbar dibawah kepemimpinan Fachrudin Siregar semakin kuat dan terang benderang yang hanya diakui oleh Kadin Indonesia.
“Jadi saya nyatakan ini sah, tok. Kalau ada Kadin yang lain itu tidak sah, yang jelas-jelas saja lah karena ini dihadiri oleh gubernur, forkompida, muspida, bupati, gubernur,” tegas Oesman Sapta sambil ketok palu di atas podium.
OSO berharap Kadin Kalbar harus bisa kompak dan solid serta menjalin Kerjasama dengan pemerintah daerah untuk membangun ekonomi daerah. Kadin jangan biarkan Kalbar tertinggal buat lebih maju dan berpikir keberpihakan kepada daerah.
Baca Juga:
“Anggota Kadin dan asosiasi di Kalbar harus hidup dan berubah pola pikirnya. Investor masuk Kalbar tapi apa keterlibatan Kadin, apa keterlibatan asosiasi. Karenanya anda harus ikut serta, anda harus menjadi partner lokal, anda harus berpikir harus membangun, semi finishing produk. Jadi jangan kita hanya menjual material, bahan baku, hanya menjual bauksit saja. Harusnya bagaimana berpikir produk akhirnya juga dilirik,” pesannya.
OSO juga mengingatkan Kadin Kalbar dapat melihat situasi ekonomi global saat ini namun jangan sampai terjebak dengan sistem kapitalis ekonomi. “Ini harus hati-hati, kita di Kalbar jangan sampai terpengaruh dengan cara-cara yang dapat merusak sistem ekonomi bangsa sendiri. Meskipun dalam ekonomi kita bisa menjalin dengan siapa saja,” katanya.
Sementara itu Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Korwil Kalimantan, Andi Yuslim Patawari berharap kepengurusan yang baru dapat menjadi semangat baru untuk meningkatkan ekonomi Kalbar kedepannya.
“Apalagi ekonomi Kalbar menunjukan tren positif. Data BPS telah merilis pertumbuhan ekonomi Kalbar di triwulan III tahun 2025 naik 5,31 persen diatas rata-rata ekonomi nasional,” ujarnya.
Kekayaan SDM Kalbar disebutkannya menjadi potensi yang dapat memberikan peluang semakin dan tanggungjawab untuk memastikan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Untuk itu kita harus bisa membaca peluang yang matang dan terukur. Kadin Kalbar harus bisa menjadi mitra yang konstruktif bagi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/ kota serta menjadi katalisator yang sehat,” ujarnya.
Untuk itu ia berharap Musprov VII dapat menghasilkan konsensus kepemimpinan yang kuat, visi yang jelas dan komitmen yang kolektif untuk memperkuat Kadin Kalbar.
“Apalagi tantangan dan peluang Kadin Kalbar menuntut kepemimpinan yang visioner dan kerjasama yang nyata semua sektor. Kadin Indonesia memberikan dukungan penuh kepada Kadin Kalbar untuk memperkuat perannya sebagai mitra yang kredibel dan bertanggungjawab,” pungkasnya.(rob)













