Sanggau, BerkatnewsTV. Hingga sampai hari ini Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mencatat masih ada sekitar 20 persen wilayah Sanggau tanpa sinyal atau blank spot.
“Data yang kita terima dari kondisi kita sudah 80 persen sudah bersinyal sedangkan sisanya masih belum bisa dapat sinyal,” kata Kepala Dinas Kominfo Sanggau Joni Irwanto, Rabu (3/12).
Perhitungan 80 itupun, lanjut Joni baru mencakup wilayah desa belum sampai ke dusun.
“Kita belum bicara dusun, karena memang spesifikasi di dusun di tempat kita (Sanggau) inikan jauh-jauh, jadi yang dihitung Kondisi itu baru keterjangkauan sampai di desa, tapi kalau kita bicara dusun tentu blank spotnya masih banyak,” ujarnya.
Baca Juga:
Atas masih belum meratanya jaringan intenet tersebut, ungkap Joni, pemerintah daerah sudah menyampaikan data kepada Kementerian Komdigi terkait desa-desa yang masih blank spot termasuk dusun-dusun yang masih belum bersinyal.
“Tapi mungkin yang kita pahami di Kemenkomdigi dan rekanan provider yang membangun jaringan itu mereka masih mengalami keterbatasan operasional dan membangun baru itu. Kita dapat info konsentrasi pembangunan 2025 itu di Provinsi Papua, ada sekitar 400 BTS yang dibangun di sana dalam rangka membuka isolasi masyarakat Papua dan untuk di Sanggau kita belum mendapatkan penambahan dari Kemenkomdigi,” ungkapnya.
Joni menuturkan, BTS di Sanggau saat ini ada 217 termasuk yang dibangun pihak swasta.
“Yang dibangun Komenkomdigi melalui bhakti itu kita ada sekitar 18 untuk membuka isolasi di Sanggau, tapi memang kemampuan/kapasitas band widthnya terlalu kecil sehingga melalui pertemuan dengan pihak Bhakti kita minta agar kapasitas band width yang dibangun Bhakti itu dinaikkan menjelang Nataru ini,” harapnya.(pek)













