Konsumsi Pangan B2SA Wajib Untuk Bumil dan Balita

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (DKTPHP) Sanggau Kubin saat sosialisasi gerakan konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA). Foto: pek
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (DKTPHP) Sanggau Kubin saat sosialisasi gerakan konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA). Foto: pek

Sanggau, BerkatnewsTV. Para ibu hamil (bumil), ibu menyusui dan balita diberikan wawasan tentang konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA).

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (DKTPHP) Sanggau Kubin, konsumsi pangan B2SA sebagai salah satu upaya untuk mencegah stunting.

Description

“Gerakan sadar konsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) sangat penting. Ini cara kita juga menurunkan angka stunting,” kata saat sosialisasi gerakan sadar konsumsi pangan B2SA, Senin (20/11)

Baca Juga:

Ia berharap masyarakat hendaknya dapat terbuka wawasan dan memahami B2SA untuk mewujudkan diversifikasi pangan lokal, mengurangi Konsumsi beras, meningkatkan konsumsi pangan sumber protein, sayur dan buah setiap hari.

“Sekaligus edukasi pangan lokal B2SA, pemberian bahan makanan pangan lokal B2SA untuk intervensi stunting dan makanan B2SA non beras non terigu,” jelasnya.(pek)

Description