BerkatnewsTV – Viral seorang pengguna sosial media yang rajin mengunggah foto selfie setiap hari selama 5 tahun. Ternyata foto tersebut bisa diperjual belikan. Kok bisa? Yuk, simak pembahasan “ Cara Jual Beli NFT Yang Sedang Viral 2022 “.

NFT saat ini sedang menjadi perbincangan yang hangat di kalangan masyarakat terutama masyarakat Indonesia.

Kemunculan NFT ini berawal dari seorang remaja yang telah melakukan unduh foto selfie selama 5 tahun.

Pasalnya, warganet dibuat heboh akan salah satu akun remaja yang bernama Ghozali yang berhasil menjual foto selfie yang selama 5 tahun.

Foto-foto selfie Ghozali dibeli seharga miliaran rupiah sebagai produk NFT di Open Sea.

Dengan kemunculan berita tentang Ghozali ini, tentu banyak warganet yang kepo dan ingin dapat menjual beli di NFT ini.

Nah, sebelumnya anda perlu tau dulu ni NFT itu apa? Dan cara kerjanya seperti apa?

Langsung saja simak penjelasan mengenai NFT dibawah ini.

NFT ( Non-Fungible Token )  itu apa?

NFT ( Non-Fungible Token ) adalah aset digital yang berbentuk karya seni maupun barang koleksi yang bisa dipergunakan untuk membeli sesuatu secara virtual menggunakan teknologi Blockchain.

Barang seni yang dimaksud bisa berupa foto, suara, video dan lainnya.

Hasil karya tersebut bisa ditukar dengan barang yang sepadan dengan hasil karya milik anda.

Salah satu pengguna NFT sudah membuktikan bahwa karya hasil foto selfie nya selama 5 tahun akhirnya dibeli seharga miliaran rupiah dan dijadikan sebagai produk NFT di Open Sea.

Open Sea merupakan pasar NFT yang terkenal dan karya yang telah dibeli akan dijual pada platform khusus.

Transaksi atau perdagangan NFT ( Non-Fungible Token ) tak selalu melibatkan transfer obyek token.

Cara Jual Beli NFT Yang Sedang Viral 2022

Sebagai contoh, jika anda menjual sebuah lukisan, maka yang berpindah tangan bukan gambarnya melainkan sertifikat kepemilikan NFT yang terdaftar di Blockchain.

Kemudian, sertifikat yang sudah didapat harus dijaga dan disimpan dengan benar atau aman di dompet digital.

Dompet digital yang memiliki jaringan koneksi berupa, Metamask, Ekstensi Browser Internet gratis atau Perangkat Fisik yang aman.

Selain itu, anda juga dapat mencetak pada kertas.

Selain menjual karya anda, anda juga bisa membeli karya seni seseorang. Namun, anda harus memiliki dompet digital yang berisi Cryptocurrency yang cukup relevan.

Cryptocurrency yang baik berupa Cryptocurrency Ether ( ETH ) untuk digunakan membeli token di Blockchain Etherum.

Tantangan Jual Beli di NFT ( Non-Fungible Token )

Saat melakukan jual beli,tentu ada tantangan tersendiri dalam menjalankannya.

Pada transaksi jual beli di NFT ini, memiliki proses teknis yang kerap disalahpahami dan bisa menyebabkan investor kebingungan apa yang sedang terjadi.

Perlu anda ketahui sejak dini, setiap kali menggunakan blockchain ada penambahan biaya untuk membayar.

Hal ini karena saat perhitungan pada komputer akan menghabiskan banyak energi.

Dan perkiraan akan ada tambahan biaya pada listrik yang di pakai terlalu lama atau besar.

Bagi investor pemula, langkah untuk menjual beli di NFT ini semakin sulit. Mengingat beberapa investor yang berpengalaman memakai bot untuk mencoba memastikan mereka mendapatkan token.

NFT ( Non-Fungible Token )  Menguntungkan atau Merugikan

Ada dua opini yang terjadi di kalangan warganet saat ini.

Ada yang menilai NFT ( Non-Fungible Token )  merupakan investasi yang pasti dan menguntungkan untuk kemudian hari.

Namun, ada pula yang berpendapat bahwa NFT ( Non-Fungible Token ) hanya menghabiskan uang untuk barang-barang yang tidak penting.

Ups, menurut anda yang sudah pernah memakai NFT ( Non-Fungible Token ) ini apakah menguntungkan atau malah sebaliknya?

Akhir Kata

Dilihat dari salah satu pengguna NFT( Non-Fungible Token ) yakni pemuda Ghozali yang sudah berhasil mendapatkan uang atau keuntungan miliaran rupiah dari hasil karya foto selfienya selama 5 tahun.

Tak menutup kemungkinan jika NFT ( Non-Fungible Token ) memberikan keuntungan yang pasti untuk seseorang yang sabar dalam menanti keberuntungan.

Sekian dan terima kasih.