Singkawang, BerkatnewsTV. Menjelang tutup tahun 2019, BPJS Kesehatan sebagai suatu badan pengelola asuransi sosial terbesar di dunia dengan total peserta lebih dari 220 juta jiwa, semakin berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN-KIS.

Hal tersebut tidak lepas dari upaya pemerintah untuk terus menjamin kesejahteraan masyarakat. Terbukti bahwa lebih dari 43% dari peserta pada program JKN-KIS terdaftar sebagai segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai oleh APBN dan sekitar 17% terdaftar sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai oleh APBD.

Salah satunya adalah Widia (14) peserta JKN-KIS segmen PBI APBN yang berasal dari dusun seradi wilayah Kabupaten Sambas. Di usianya yang masih belia, Widia harus menerima kenyataan pahit bahwa dirinya mengidap tumor yang bersarang di salah satu dadanya.

Pada dasarnya tumor diakibatkan adanya interaksi yang tidak normal antara faktor genetik dengan gaya hidup, lingkungan, dan hormon, sehingga sel menjadi abnormal dan tumbuh tidak terkendali.

Beruntung hal ini segera disadari oleh Widia, ditemani oleh ibunda dan adik semata wayangnya, Widia memberanikan dirinya untuk melakukan pemeriksaan awal pada Puskesmas Salatiga, faskes tempat dirinya terdaftar. Krena keterbatasan peralatan dan tenaga medis maka petugas merujuknya ke Rumah Sakit Umum Daerah Pemangkat.

“Pada awalnya saya cukup shock dan bingung ketika dokter memvonis saya menderita tumor dan diharuskan untuk operasi pengangkatan tumor tersebut. Gundah gulana hati ini memikirkan biaya operasi, tak tega rasanya apabila harus menambah beban ayah dan ibu yang sehari-hari hanya bekerja sebagai buruh tani,” ujar Widia.

“Sampai pada akhirnya ibu meyakinkan saya agar tidak khawatir karena kami sekeluarga sudah memiliki KIS PBI yang ditanggung oleh pemerintah,” tambahnya.

“Alhamdulillah operasi berjalan lancar. Tidak ada kendala yang berarti, selama pengobatan tidak ada biaya sama sekali. Tidak adanya perbedaan pelayanan walaupun saya menggunakan KIS dari pemerintah, dan saya sangat bersyukur penyakit saya sudah diangkat dengan baik,” ungkapnya.

Widia pun berpesan mengajak masyarakat agar selalu mengutamakan pola hidup sehat, karena lebih baik mencegah daripada mengobati.

Dan jangan takut untuk melakukan pemeriksaan apabila merasa kurang sehat, karena sekarang sudah ada program JKN-KIS yang siap melindungi.(rls)