Ketua BPW KKSS Kalbar Burhan melantik pengurus BPD KKSS Kayong Utara. Foto: Robby

Kayong Utara, BerkatnewsTV. Ketua KKSS Kalbar Burhan mengingatkan point penting wajib dingat orang Bugis di tanah perantauan yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan.

“Sipakatau merupakan sifat memanusiakan manusia. Artinya sebagai manusia kita harus saling menghormati, santun dan tidak membeda-bedakan dalam kondisi apapun tanpa memandang SARA,” kata Burhan usai melantik pengurus BPD KKSS Kayong Utara, Minggu (8/12).

Selain itu sipakelebbi, merupakan sifat saling menghargai. Artinya manusia mahluk yang senang dipuji dan diperlakukan dengan baik dan layak. Sifat memuliakan memiliki arti larangan untuk melihat kekurangan orang lain.

Kemudian, sipakainge yang artinya saling mengingatkan sesama manusia. Ini tidak terlepas dari kekurangan yang dimiliki manusia yang terkadang lupa. Maka sepatutnya kita untuk saling mengingatkan satu sama lain.

Dan keempat yakni sipatokkong, sifat saling membantu dan bekerja sama. Selayaknya kita sebagai manusia saling membantu ketika ada orang lain yang membutuhkan.

“Dan Bugis Makassar wajib masiddi. Meskipun jadi pejabat tetap menjaga yang namanya taro ade taro gau, artinya satu kata satu perbuatan,” tuturnya.

Menurut Burhan prinsip ini juga merupakan simbol loyalitas Bugis Makassar itu sendiri dalam bertindak.

“Maka saya berpesan agar orang Bugis Makassar yang ada di Kayong Utara ini dapat menjalankan prinsip-prinsip tersebut dan membantu memajukan pembangunan Kayong Utara sesuai bidangnya masing-masing,” harapnya.(rob)