loading=

Dinas ESDM Kalbar dan Dua Kacab BRI Target Kejari

Kasi Pidana Khusus Kejari Pontianak, Juliantoro

Pontianak, BerkatnewsTV. Kejaksaan Negeri Pontianak juga sedang melakukan penyelidikan dugaan korupsi di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalbar dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Menurut Kasi Pidana Khusus Kejari Pontianak, Juliantoro, penyelidikan di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalbar terkait kasus penetapan jaminan reklamasi dan paska tambang.

Dalam kasus ini penyelidikan menyangkut penggelapan dalam jabatan. Penggelapan dalam jabatan yang dimaksud yaitu terkait adanya izin, dan penetapan reklamasi jaminan paska tambang, yang tidak dibarengi dengan izin usaha pertambangan yang seharusnya dikeluarkan.

Sedangkan di Bank Rakyat Indonesia (BRI) terkait penyaluran KUR, yang diduga fiktif penerima dan kegiatan usahanya pada dua unit, yaitu unit Kota Baru dan unit Sungai Jawi, tahun 2015 hingga tahun 2016, yang diduga dilakukan oleh salah satu oknum mantri di dua unit tersebut, dengan kerugian hampir Rp1 miliar.

Penyelidikan terhadap kasus ini telah dilakukan sejak awal bulan Juli, yang dilaporkan oleh bagian hukum internal BRI yang berkantor di Tangerang.

“Jadi didalam perkara BRI ini sudah pernah dilakukan pemeriksaan secara internal oleh satuan pengawas internal BRI,” tambah Juliantoro.

Saat ini sudah diperiksa kepala unit di dua kantor tersebut yang pernah menjabat atau yang sedang menjabat dengan empat orang saksi dan bukti data nasabah yang menerima KUR, SOP dan hasil audit.

“Penyelidikan masih berjalan, yaitu kasus pada Dinas ESDM dan kasus BRI,” pungkasnya. (jon)