Kubu Raya, BerkatnewsTV. Keberadaan jurnalis di tengah perkembangan Kabupaten Kubu Raya dinilai memiliki peran penting dalam mengawal jalannya pembangunan daerah. Melalui media massa, berbagai perkembangan, kebijakan, capaian hingga persoalan di tengah masyarakat dapat disampaikan secara luas kepada publik.
Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, mengatakan jurnalis merupakan salah satu bagian penting dalam pembangunan daerah. Produk jurnalistik yang dihasilkan media massa tidak hanya menjadi sumber informasi bagi masyarakat, tetapi juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah.
Menurutnya, perkembangan dunia jurnalistik saat ini semakin pesat seiring perubahan zaman dan kemajuan teknologi informasi. Jurnalis dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan tersebut, termasuk dalam menyusun ide dan kerangka narasi sehingga informasi yang disampaikan memiliki nilai bagi masyarakat maupun pemerintah.
“Kegiatan ini tentunya memberikan manfaat yang besar. Apalagi jurnalis-jurnalis kita profesional dalam mengembangkan ide, serta mengikuti trend di jaman teknologi saat ini,” ucapnya usai menutup perlombaan video dan foto Mitra Jurnalis Kubu Raya sekaligus malam puncak Dermaraja sunset festival, Sabtu (8/8/2026) malam.
Sementara Lies Hartono atau dikenal Cak Lontong pelawak nasional mengapresiasi sejumlah lomba yang dirangkai pada kegiatan puncak Dermaraja sunset festival 2026. Ia menilai kreasi yang dilakukan oleh panitia telah sangat matang sehingga dapat menyedot perhatian masyarakat untuk datang ke lokasi ini.
“Saya apresiasi luar biasa acaranya. Rangkaian acaranya juga tadi kita lihat banyak lomba yang dilaksanakan. Dan semuanya saya lihat kekinian banget,” tutur Cak Lontong.
Cak lontong mengaku baru pertama kali mendapatkan kesempatan untuk mengisi acara di Kubu Raya. Ia merasakan kearifan lokal di Kubu Raya masih sangat terasa membuat terkesan baginya.
“Sangat luar biasa silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat Kubu Raya, nyaman rasanya,” katanya.
Baca Juga:
- Kodim 1204/Sanggau Gelar Lomba Karya Jurnalistik
- Protokol Jakarta Sepakati Regulasi Hak Cipta Karya Jurnalistik
Ketua Panitia Lomba Foto dan Video, Doris Pardede, mengatakan lomba tersebut sejak awal tidak hanya diarahkan untuk mencari pemenang.
Menurutnya, hal yang lebih penting adalah memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mengangkat berbagai potensi daerah melalui karya foto dan video.
“Bagi kami, lomba ini bukan sekadar kompetisi untuk mencari siapa yang menjadi juara. Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat bisa menuangkan kreativitasnya melalui foto dan video,” ujar Doris.
Ia menilai antusiasme peserta menunjukkan bahwa Kubu Raya memiliki banyak potensi yang dapat diangkat dan diperkenalkan melalui sudut pandang kreatif masyarakat.
“Kami melihat banyak karya yang menarik. Ini membuktikan bahwa banyak hal di Kubu Raya yang bisa diabadikan dan diperkenalkan melalui karya foto maupun video,” katanya.
Doris berharap apresiasi yang diberikan kepada para pemenang dapat menjadi motivasi bagi peserta dan masyarakat lainnya untuk terus berkarya.
Sementara itu, Koordinator Mitra Jurnalis Kubu Raya, Edi Suhairul, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Mitra Jurnalis Kubu Raya dalam memberikan ruang kepada masyarakat, khususnya para pegiat fotografi dan videografi.
“Kami ingin kegiatan ini tidak berhenti sebagai sebuah perlombaan. Ada apresiasi terhadap karya dan kreativitas masyarakat yang harus terus kita dorong,” kata Edi.(dian)













