loading=

Materi Biologi SMA Kelas 12 tentang Sistem Endokrin

Materi Biologi SMA Kelas 12 tentang Sistem Endokrin
Materi Biologi SMA Kelas 12 tentang Sistem Endokrin. Desain ilustrasi foto berkatnews.tv

BerkatnewsTV. Sistem endokrin adalah sistem kelenjar yang menghasilkan hormon. Hormon-hormon ini berperan sebagai pembawa pesan kimia yang mengatur berbagai fungsi tubuh, mulai dari pertumbuhan, metabolisme, hingga reproduksi. Materi ini yaitu sistem endokrin bekerja sama dengan sistem saraf dalam mengatur homeostasis tubuh.

Pengertian Hormon
Hormon adalah zat kimia yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin dan dilepaskan ke dalam aliran darah. Hormon akan berikatan dengan reseptor spesifik pada sel target untuk memicu respons tertentu.

Fungsi Sistem Endokrin
• Pertumbuhan dan perkembangan: Hormon pertumbuhan (growth hormone) berperan dalam pertumbuhan tulang dan jaringan tubuh.
• Metabolisme: Hormon tiroid mengatur laju metabolisme tubuh, sedangkan insulin dan glukagon mengatur kadar gula darah.
• Reproduksi: Hormon kelamin (estrogen, progesteron, dan testosteron) mengatur perkembangan seksual dan reproduksi.
• Homeostasis: Sistem endokrin berperan dalam menjaga keseimbangan cairan, elektrolit, dan suhu tubuh.
• Respons terhadap stres: Hormon kortisol dilepaskan saat tubuh mengalami stres.

Kelenjar Endokrin Utama
• Hipotalamus: Mengontrol kelenjar pituitari.
• Kelenjar pituitari: Disebut juga kelenjar master karena mengontrol banyak kelenjar endokrin lainnya.
• Kelenjar tiroid: Menghasilkan hormon tiroid yang mengatur metabolisme.
• Kelenjar paratiroid: Mengatur kadar kalsium dalam darah.
• Kelenjar adrenal: Menghasilkan hormon kortisol dan adrenalin yang berperan dalam respons stres.
• Pankreas: Menghasilkan insulin dan glukagon yang mengatur kadar gula darah.
• Ovarium (wanita): Menghasilkan hormon estrogen dan progesteron.
• Testis (pria): Menghasilkan hormon testosteron.

Mekanisme Kerja Hormon
Hormon bekerja melalui mekanisme umpan balik (feedback mechanism). Ada dua jenis umpan balik, yaitu:
• Umpan balik negatif: Hormon yang dihasilkan akan menghambat produksi hormon pengatur.
• Umpan balik positif: Hormon yang dihasilkan akan merangsang produksi hormon pengatur.

Gangguan pada Sistem Endokrin
Gangguan pada sistem endokrin dapat disebabkan oleh kekurangan atau kelebihan hormon. Beberapa contoh gangguan pada sistem endokrin antara lain:
• Hipertiroidisme: Kelebihan hormon tiroid.
• Hipotiroidisme: Kekurangan hormon tiroid.
• Diabetes melitus: Gangguan metabolisme glukosa.
• Akromegali: Kelebihan hormon pertumbuhan pada dewasa.
• Kretinisme: Kekurangan hormon pertumbuhan pada anak-anak.

Materi ini, yaitu sistem endokrin memiliki peran yang sangat penting dalam mengatur berbagai fungsi tubuh. Gangguan pada sistem endokrin dapat menyebabkan berbagai macam penyakit. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan sistem endokrin dengan pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur.(*)