Kubu Raya, BerkatnewsTV. Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus menyayangkan progres pengerjaan proyek IPA Arang Limbung baru hanya 7 persen. Padahal, menurut Lasarus mestinya proyek yang menelan anggaran dari APBN Rp89 miliar itu sudah mencapai 14 persen.
Ia meminta jajaran Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum bersama pihak pelaksana memberikan perhatian serius terhadap keterlambatan tersebut dan segera mengambil langkah percepatan.
“Ini sekarang progres baru tujuh persen harusnya sudah 14 persen. Ini agak terlambat sedikit. Kita dorong supaya bisa diserap dengan cepat, jangan sampai nanti terlambat. Sayang, APBN sudah masuk tetapi dananya tidak bisa diserap,” ujarnya saat meninjau pengerjaan IPA Arang Limbung, Selasa (20/0/2026).
Lasarus menegaskan, percepatan pekerjaan diperlukan agar pelaksanaan proyek tidak mengalami keterlambatan berkepanjangan. Terlebih, pembangunan tersebut menggunakan anggaran negara yang harus dikelola secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kita berharap kepada teman-teman dari Cipta Karya untuk mendorong supaya pengerjaan ini cepat, untuk mengejar progres yang sesuai dengan waktu pelaksanaan proyek itu sendiri, sampai nanti masa proyeknya selesai,” katanya.
Lasarus menyebut penyelesaian proyek diperkirakan berlangsung pada Juni atau Juli 2027. Ia berharap target tersebut dapat dipenuhi tanpa mengalami kemunduran waktu.
Baca Juga:
- Proyek IPA dan SPAM Tirta Raya Telan Anggaran Rp89 Miliar
- APBN Gelontorkan Rp88 Miliar Untuk Perbaikan Ledeng Kubu Raya
Kapasitas 100 Liter per Detik Untuk 8 Ribu SR
Pembangunan IPA Arang Limbung resmi dimulai pada 24 Agustus 2026 dan dilaksanakan melalui skema kontrak tahun jamak (multi-years contract) oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya ini dirancang memiliki dua unit pengolahan, masing-masing berkapasitas 50 liter per detik, sehingga total kapasitas pengolahan mencapai 100 liter per detik. Dan ditargetkan mampu mendukung pelayanan air bersih bagi sekitar 8.000 sambungan rumah.
Dengan kapasitas tersebut, IPA Arang Limbung ditargetkan dapat mendukung pelayanan sekitar 8.000 sambungan rumah. Kehadirannya diharapkan turut meningkatkan cakupan pelayanan air bersih di Kabupaten Kubu Raya yang sebelumnya masih berada di kisaran 20,77 persen.
“Ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Seperti kita ketahui, Kubu Raya ini salah satu daerah di Kalimantan Barat yang kesulitan sumber air bersih,” ucapnya.
Menurutnya, kehadiran IPA Arang Limbung diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih yang layak dan berkelanjutan. Karena itu, pengerjaan proyek harus berjalan sesuai jadwal agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan ketersediaan infrastruktur pengolahan air bersih merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Ia berharap, setelah pembangunan selesai dan fasilitas siap dioperasikan, pelayanan air bersih dapat segera diperluas sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh akses terhadap air bersih yang layak.
“Dengan kapasitas 100 liter per detik, fasilitas ini diharapkan menjadi salah satu solusi atas persoalan air bersih sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kubu Raya,” pungkasnya.(dian)













