Kubu Raya, BerkatnewsTV. Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Jalan Parit Haji Muksin II Desa Parit Baru Sui Raya, diharapkan menjadi solusi bagi tingginya volume sampah dari masyarakat dan pelaku usaha setempat.
TPS3R dapat mendaur ulang sampah menjadi bernilai untuk ekonomi masyarakat. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kubu Raya juga mencatat pembangunan TPS3R baru ada lima titik terdiri dari 1 Sui Raya, 1 Rasau, dan 3 di Sui Kakap.
Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan agar DLH berkolaborasi dengan stakeholder lainnya, serta mitra swasta, mengembangkan TPS3R ini.
“Dinas Lingkungan Hidup terus langkah-langkah konkret, terobosan-terobosan serta kolaborasi dengan OPD terkait, mitra. Karena saya sebagai Bupati usai dilantik langsung mencanangkan Kubu Raya Asri,” tuturnya usai Apel Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Pasar Sejati Desa Parit Baru, Kamis (25/6/2026).
Sementara Kepala DLH Kubu Raya, Dedy Hidayat mengakui TPS3R yang benar-benar berkembang berada di Parit Haji Muksin II ketimbang empat lokasi lainnya.
Baca Juga:
- Masalah Sampah di Sintang Terungkap. TPA Sampah Menggunung Hingga Eksavator Rusak
- Pengelolaan Sampah di Kalbar Masih Rendah, 13 Daerah Dijatuhi Sanksi
“Kedepan akan kita dorong untuk membentuk TPS3R di setiap kecamatan,” tegasnya.
Menurutnya manfaat dari TPS3R ini sangat besar dalam mengurangi volume sampah apalagi TPS3R ini dapat mengelola sampah secara langsung.
“Mulai dari memilah, diolah sehingga dapat menghasilkan ekonomi di masyarakat sekitar,” ujarnya.
Disampaikannya mekanisme TPS3R seperti Bank Sampah, yang juga memiliki nasabah yang menyetorkan sampah-sampahnya untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomi, usai produk itu dijual maka nasabah ini juga mendapatkan keuntungan dari penjualan tersebut.
“Berbeda dengan pelaku usaha atau mitra. Mereka ini harus berkontribusi ke TPS3R sehingga ada income dalam menjalankan program TPS3R ini,” tambahnya.(dian)













