Kubu Raya, BerkatnewsTV. Sekumpulan bocah yang sedang asik bermain di kawasan Jalan Parit Nomor 2, Gang Flamboyan 2, Desa Parit Baru, Kecamatan Sui Raya tiba-tiba mencium aroma tak sedap.
Penasaran dengan bau tersebut, mereka berupaya mencari sumber bau. Tak disangka, langkah kaki para bocah itu berakhir di sebuah rumah kosong.
Di teras rumah kosong tersebut, mereka mendapati sesosok pria telah terbujur kaku tak bernyawa. Sambil berteriak panik, anak-anak tersebut berlarian menyelamatkan diri dan langsung mengabarkan temuan mengerikan itu kepada warga sekitar.
Warga yang terkejut segera mendatangi lokasi dan langsung menghubungi pihak Polsek Sungai Raya guna penanganan lebih lanjut.
Tim Identifikasi Polres Kubu Raya bersama personel Polsek Sungai Raya langsung bergerak cepat mengamankan lokasi kejadian dan melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Saat ditemukan, jenazah WH berada dalam posisi telentang di teras rumah dengan mengenakan kaos berwarna cokelat dan celana pendek abu-abu. Di sekitar lokasi penemuan, dipenuhi tumpukan sampah plastik,” ujar Kasat Reskrim AKP Ambril melalui Kasubsie Penamas Aiptu Ade, Sabtu (19/6/26).
Baca Juga:
- Nelayan Temukan Mayat Membusuk di Sungai
- Jukir dan Pemulung Temukan Mayat Wanita. Terdapat Bekas Kekerasan
Penyelidikan mendalam langsung dilakukan di lokasi untuk menguak penyebab pasti kematian korban. Petugas melakukan pemeriksaan fisik secara teliti terhadap jenazah guna mencari kemungkinan adanya tindak kekerasan atau indikasi pidana.
“Dari hasil pemeriksaan luar oleh Tim Identifikasi, tidak ditemukan adanya luka menganga atau tanda-tanda kekerasan fisik, baik pada tubuh maupun kepala korban,” tegas Ade.
Misteri kematian WH perlahan mulai benderang setelah petugas menggali keterangan dari sejumlah saksi dan pihak keluarga. Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian, korban semasa hidupnya diketahui mengalami gangguan kesehatan mental.
“Dari pemeriksaan singkat terhadap para saksi, diketahui bahwa korban WH ini mengidap gangguan jiwa (ODGJ) semasa hidupnya. Hal ini juga sinkron dengan kondisi di TKP tempat korban sering singgah,” jelas Ade.
Setelah proses olah TKP selesai, petugas kepolisian bersama warga sekitar bahu-membahu mengevakuasi jenazah korban dari lokasi kejadian. Jenazah WH langsung dibawa ke rumah duka Yayasan Budi Bhakti Marga Chai yang berlokasi di Jalan Parit Nomor 2 untuk persiapan prosesi pemakaman.
“Pihak keluarga secara resmi menolak untuk dilakukan visum (Visum et Repertum) maupun autopsi. Mereka telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan kematian korban dengan ikhlas,” jelasnya.
Ditambahkannya, situasi di lokasi kejadian saat ini sudah kondusif dan jenazah telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga serta pengurus yayasan untuk proses pemakaman secara layak.(tmB)













