loading=

Lahan Pertanian di Singkawang Semakin Berkurang

Lahan Pertanian di Singkawang Semakin Berkurang
Kepala Dinas PKPP Kota Singkawang, Dwi Yanti menyebutkan lahan pertanian di Singkawang semakin hari kian berkurang seiring perkembangan pembangunan. Foto: uck

Singkawang, BerkatnewsTV. Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Singkawang mencatat lahan pertanian di Singkawang semakin hari kian berkurang seiring perkembangan pembangunan.

Data BPS menunjukkan tahun 2021 lahan pertanian berkurang di Singkawang seluas 2.326 hektare dan menjadi 1.978 hektare di tahun 2023.

“Dari data BPS itu tahun 2021 sampai 2023 saja terjadi pengurangan yang signifikan, 2021 itu luas lahan pertanian kita 2.326 hektare namun di 2023 tinggal 1.978 hektare,” ungkap Kepala Dinas PKPP Kota Singkawang, Dwi Yanti diwawancarai Kamis (19/9).

Kondisi ini ia sebutkan tentu patut dikhawatirkan mengingat Indonesia telah dibayangi krisis pangan akibat berkurangnya luas lahan pertanian tak terkecuali di Kota Singkawang.

“Hal inilah melatarbelakangi kammi merasa perlu adanya Peraturan Daerah (Perda) yang akan menjadi kekuatan payung hukum demi melindungi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kota Singkawang,” jelasnya.

Baca Juga:

Oleh karenanya sambung Dwi, pihaknya menargetkan Singkawang memiliki Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan seluas 1.818 hektare.

Lahan – lahan tersebut fokus di wilayah Singkawang Utara dan Singkawang Timur sebagai pusat pengembangan lahan pertanian.

“Di Singkawang kami tetapkan jadi lahan pertanian pangan berkelanjutan itu seluas 1.818 hektare. Di dalam RTRW ada dua kecamatan yang kita kembangkan sebagai pusat perkembangan lahan pertanian. Yaitu Kecamatan Singkawang Utara dan Singkawang Timur,” ungkapnya.

Bagi petani yang lahannya ditetapkan sebagai LP2B, ia menyatakan berkomitmen akan memprioritaskan mereka mendapatkan bantuan dari pemerintah hingga bantuan pemasaran hasil pertaniannya.

“Tentu masyarakat yang lahannya ditetapkan sebagai LP2P, kita akan terapkan insentif dalam Perda itu, kita akan fasilitas infrastruktur pertaniannya, petani diberikan bantuan seperti pupuk dsb dan mereka akan kita prioritaskan,” ujarnya.(uck)