Sanggau, BerkatnewsTV. Kota Sanggau saat sedang marak peminta sumbangan yang mengatas namakan yayasan, masjid atau panti asuhan.
Ketua PD Muhammadiyah Sanggau Ade Djuandi menilai perbuatan para oknum tersebut bertentangan dengan nilai-nilai agama dan mencoreng kemulian agama itu sendiri.
“Belum lagi kita bicara izinnya, apakah sudah mengantongi izin dari pejabat yang berwenang atau tidak? Terkadang uang yang dikumpulkan oknum yang rata-rata dari luar daerah ini tidak menyertai izin dari pejabat berwenang didaerah,” kata Ade Djuandi, Senin (27/2).
Baca Juga:
Oleh karena aktifitas para oknum ini sedang marak di Sanggau, Ade berharap Dinas Sosial dan Sat Pol PP melakukan penertiban agar tidak meresahkan warga Sanggau. Para pelaku ini mestinya diberikan sanksi juga edukasi agar tidak lagi melakukan kegiatan yang melanggar aturan.
“Mereka terkadang menjual nama Yayasan, nama Panti Asuhan, nama Masjid. Terkadang kasihan juga nama Yayasan, Panti Asuhan atau Masjid yang mereka catut, karena setahu saya tidak pernah Yayasan, Panti atau Masjid yang resmi minta sumbangan seperti itu, apalagi yang minta ini badannya sehat-sehat semua, dan orang-orang luar daerah,” pungkas Ade Djiandi. (pek)