Tim Koordinasi Percepatan Vaksinasi Covid-19 untuk Kabupaten Sintang saat berkoordinasi dengan Plh Bupati Sintang terkait vaksinasi.
Tim Koordinasi Percepatan Vaksinasi Covid-19 untuk Kabupaten Sintang saat berkoordinasi dengan Plh Bupati Sintang terkait vaksinasi. Foto: susi

Sintang, BerkatnewsTV. Ketua Tim Koordinasi Percepatan Vaksinasi Covid-19 untuk Kabupaten Sintang Florentinus Anum mengatakan percepatan ini memang kuncinya pada ketersediaan vaksin.

Untuk Kalimantan Barat, target per hari adalah 50 ribu orang. Dibagi 14 kabupaten kota, maka dapatlah untuk Kabupaten Sintang target per hari adalah 3. 854 orang.

“Harus ada strategi dalam menentukan titik vaksinasi sehingga terjadi pemerataan dan target bisa tercapai. Target total untuk Kabupaten Sintang adalah berjumlah 298.511 orang. Kalau harus dua kali vaksin ditambah tenaga kesehatan, maka total vaksin untuk Kabupaten Sintang adalah 550 ribu dosis vaksin. papar Florentinus Anum.

“Cakupan vaksinasi untuk Sintang saya lihat sudah baik. Urutan ketiga di Kalbar dan sudah mencapai 19, 73 persen per 28 September 2021. Saya minta prestasi ini dipertahankan, bahkan terus pacu realisasi vaksin ini. Saya minta stok vaksin di Sintang selalu diupdate, dan tahu kapan harus mengajukan permintaan vaksin. Yang mengatur vaksin ini memang oleh pemerintah pusat, bukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat,” jelasnya.

Baca Juga:

Tim Koordinasi Percepatan Vaksinasi Covid-19 untuk Kabupaten Sintang di Provinsi Kalimantan Barat akan mengawal penyediaan vaksin untuk Kabupaten Sintang.

“Ada kesulitan soal permintaan vaksin, kita harus berkoordinasi. Saya siap bantu,” janjinya.

Sementara itu Plh Bupati Sintang Yosepha Hasnah, mengungkapkan yang menjadi masalah di Sintang yaitu stok vaksin yang selalu kurang.

“Pernah terjadi, stok vaksin hanya untuk 200 orang, tetapi yang datang mencapai 300 orang. Sekarang orang Sintang mau divaksin, supaya bisa jalan-jalan, dan bagi kami, apapun alasan masyarakat mau di vaksin, tentu senang,” katanya.(sus)