Bupati Sanggau saat mengukuhkan Forum Anak Daerah Sanggau bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional (HAN).
Bupati Sanggau saat mengukuhkan Forum Anak Daerah Sanggau bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional (HAN). Foto: pek

Sanggau, BerkatnewsTV. Bupati Sanggau Paolus Hadi mengaku kecewa kekerasan terhadap anak masih terjadi di Kabupaten Sanggau.

PH sebutkan beberapa harapan anak-anak Sanggau agar para orang tua tidak memaksa mereka menikah dini.

Selanjutnya, mereka juga meminta kepada pemerntah dan orang tua agar mereka dilindungi dari ancaman kekerasan termasuk juga bahaya kesehatan.

“Sesama teman mereka juga berharap tidak dibuliying. Saya juga pertegas kepada kita semua, jangan lagi lakukan kekerasan kepada anak, apalagi melakukan kekerasan seksual kepada mereka. Sanggau ini selalu ada kasusnya dan baru-baru ini ada oknum guru honor yang berbuat begitu, ini yang menbuat saya marah dan kecewa,” kesal PH, disela menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN), Rabu (15/9).

Ia sudah mendengar apa yanh menjadi keluhan dan harapan anak-anak Sanggau.

Baca Juga:

“Dan saya berharap ini menjadi bagian penting dari program Pemerintah dengan diukung oleh masyarakat Sanggau,” ujar Bupati.

Bupati juga mengingatkan kepada anak-anak supaya hati-hati menerima informasi soal radikalisasi.

“Bagi saya jangan sampai anak-anak kita dimasuki paham itu, ketika paham radikalisme itu sudah masuk ke mereka bisa berat urusannya. Saya bilang ke mereka cintai negara ini dan hargai apa yang sudah dibuat oleh para pendahulu kita. Pancasila itu menjadi idilogi yang sangat indah bagi bangsa ini,” terang PH.

Kepada Forum Anak Daerah yang baru dikukuhkan, PH berpesan agar menjadi teman semua teman dan bisa bekerja dengan kompak karena Forum Anak ini juga ada sampai ditingkat Kecamatan.

“Mereka harus giat, harus semangat untuk mewujudkan anak-anak Sanggau yang hebat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Anak Daerah Sanggau Harist berjanji akan terus menyuarakan suara-suara anak Sanggau, termasuk dengan menyusun program yang menyentuh kepentingan anak. Oleh karenanya, Harist berharap dukungan penuh dari Pemerintah serta masyarakat dalam mewujudkan suara-suara anak Sanggau.

“Kami dalam waktu dekat akan segera menyusun program termasuk membentuk kepengurusan hingga di tinggkat Kecamatan dan Desa,” pungkasnya. (pek)