Peserta P3K Guru saat mengikuti seleksi.
Peserta P3K Guru saat mengikuti seleksi. Foto: pek

Sanggau, BerkatnewsTV. Seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Guru di Kabupaten Sanggau telah berlangsung tiga hari, 13-15 September 2021.

Selama pelaksanaan seleksi tersebut, ada empat peserta dengan hasil rapid test antigen reaktif Covid-19.

“Sampai hari ini belum ada laporan peserta sakit, yang reaktif ada empat orang,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sanggau Herkulanus HP, Rabu (15/9).

Kata Herkulanus, sesuai jadwal seleksi kompetensi akan berlangsung hingga Jumat, 17 September 2021. Pelaksanaannya di dua lokasi dengan tiga ruangan, yaitu di Ruang Laboratorium Komputer SMA Negeri 1 Sanggau dan SMK Negeri 1 Sanggau.

“Dalam satu hari ada dua sesi dan dalam satu ruangan kapasitas 30 orang. Apabila ada peserta yang sakit, akan dijadwalkan ulang seleksinya pada hari Sabtu, 18 September. Sedangkan peserta yang rapid test antigennya reaktif akan dijadwalkan ulang di bulan Oktober di SMK Negeri 1 Sanggau,” jelasnya.

Baca Juga:

Untuk sesi test, lanjutnya, terdiri dari seleksi manajerial dan sosiokultural dengan waktu 40 menit untuk 45 soal, wawancara dengan waktu 10 menit untuk 10 soal dan kompetensi teknis dengan waktu 120 menit untuk 100 soal.

“Nilai maksimal untuk seleksi kompetensi teknis 500, seleksi kompetensi manajerial dan sosiokultural 200 dan wawancara 40,” terang Herkulanus.

Sementara untuk nilai ambang batas seleksi kompetensi teknis, jelas dia, terlampir dalam Keputusan Menteri PANRB No. 1127/2021 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Pengadaan P3K untuk Jabatan Fungsional Guru Pada Instansi Daerah Tahun Anggaran 2021.

“Untuk seleksi kompetensi manajerial dan sosiokultural nilai ambang batasnya adalah 130 dan wawancara nilai ambang batasnya adalah 24. Nilai ambang batas ini menjadi nilai minimum yang wajib dicapai peserta saat seleksi kompetensi,” tutur Herkulanus. (pek)