Penyerahan bantuan untuk dua PAUD. bantuan berupa sarana pembelajaran dan peralatan protokol kesehatan
Penyerahan bantuan untuk dua PAUD. bantuan berupa sarana pembelajaran dan peralatan protokol kesehatan. Foto: ist

Sanggau, BerkatnewsTV. Kabupaten Sanggau kini memiliki 300-an PAUD tersebar di 163 desa dan Enam kelurahan. Keberadaan PAUD ini membuktikan bahwa Kabupaten Sanggau melampaui target nasional satu desa satu PAUD.

Bunda PAUD Kabupaten Sanggau, Arita Apolina menyampaikan Pokja Bunda PAUD Kabupaten Sanggau terus melakukan penguatan peran PAUD agar dapat memberikan penanganan utuh untuk siswanya.

Dikatakan, penguatan ini untuk menjadikan PAUD sebagai lembaga holistik integratif guna mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak yang dilakukan secara terpadu.

“Di Kabupaten Sanggau dari tahun 2019 sudah tuntas satu desa satu PAUD. Terkait pendidikan anak usia dini, harapan nasional adalah terbentuknya PAUD holistik integratif,” ungkap Arita Apolina saat menyambut Tim Monitoring dan Evaluasi Penguatan Peran Lembaga PAUD di Komplek Antong Ngelayan, Sanggau, Senin (13/9).

Baca Juga:

Artinya, lanjut Arita menjelaskan, ada pengembangan anak usia dini yang terkoordinasi, terintegrasi dalam beraktifitas dalam banyak hal.

“Tentu harapan nasional yang sudah kita upayakan di Kabupaten Sanggau, terkait keterlibatan lintas organisasi, seperti ada GOW, ada Dharma Wanita, ada Tim Penggerak PKK, sudah kita lakukan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pokja Bunda PAUD Provinsi Kalbar, Agata Agnes Leysandri mengharapkan kader PKK bisa lebih berperan melalui sepuluh program pokok PKK yang selaras dengan Indeks Desa Membangun.

“(Tentunya) melalui penyamaan persepsi, menyatukan langkah agar tercipta sinergi untuk berperan nyata membangun dan mewujudkan pemberdayaan kesejahteraan keluarga melalui pelaksanaan sepuluh program PKK sebagai apresiasi melalui kegiatan yang bersinergi untuk membahagiakan anak-anak PAUD,” ujar.(pek)