Kepala Desa Sumber Agung menyampaikan aspirasi pembangunan kepada Ketua DPRD Kubu Raya yang melakukan reses di Desa Sumber Agung.
Kepala Desa Sumber Agung menyampaikan aspirasi pembangunan kepada Ketua DPRD Kubu Raya yang melakukan reses di Desa Sumber Agung. Foto:ist

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Tiga desa yakni Desa Sumber Agung, Muara Tiga dan Sui Kerawang di Kecamatan Batu Ampar mendorong enam pembangunan yang menjadi prioritas.

Ketiganya merupakan desa terjauh dan terujung di Kabupaten Kubu Raya yang berbatasan langsung dengan Kayong Utara seperti Sumber Agung.

Aspirasi itu disampaikan masing – masing kepala desa kepada Ketua DPRD Agus Sudarmansyah yang menyerap aspirasi dalam agenda reses di Desa Sumber Agung.

“Setidaknya ada enam sektor pembangunan yang menjadi harapan kami di tiga desa ini yang diprioritaskan,” kata Kepala Desa Sumber Agung Arifin C Noor Aziz.

Antara lain insfrastruktur dasar yaitu jalan poros antardesa, jembatan penghubung yang menghubungkan 3 Desa sepanjang ± 35 km masih menjadi permasalahan utama.

“Mengingat akses transportasi menjadi indikator utama dalam peningkatan berbagai Indikator masyarakat (ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, pendidikan dan ketahanan masyarakat),” jelasnya.

Kemudian sarana telekomunikasi dan jaringan internet yang selama ini hanya mengandalkan bias sinyal dari Kabupaten Kayong Utara,

“Padahal sekarang semua sudah menggunakan aplikasi serta masyarakat sudah menggunakan internet, guna menunjang pendidikan, ekonomi digital maupun informasi,” ungkapnya.

Di sektor penguatan Ketahanan Pangan Desa dan menjadikan 3 desa menjadi Kawasan Terintegrasi dari semua Sektor (Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Perikanan dan Ekonomi).

Baca Juga:

“Harapannya menjadi sentra dan menjadi fokus area pembangunan kawasan perbatasan Kabupaten Kubu Raya yang tertuang dalam Dokumen RTRW serta menjadikan 3 Desa Gerbang serta wajah utama Kabupaten Kubu Raya,” jelas Arifin.

Dalam hal pemenuhan Kebutuhan Dasar Listrik yang selama ini menggunakan PLTS Program Kementerian ESDM dengan nilai program ±23 M pada Tahun 2017 dan diperuntukkan untuk 3 Desa.

Pemerintah Desa sambung Arifin berharap untuk segera mendapatkan status aset PLTS yang saat ini menjadi aset Pemkab Kubu Raya.

“Sehingga apabila sudah ada pelimpahan aset dari Pemkab kepada Pemerintah Desa, akan lebih membuka ruang Pemerintah Desa dalam hal pengelolaan dan Pengembangan PLTS karena masih ada 3 Dusun di Desa Muara Tiga yang belum teraliri Listrik,” jelasnya.

Kemudian sambung Arifin mengingat 3 Desa berada di Pulau Rumbia dan terpisahkan sungai maka akses pelabuhan merupakan penopang sendi ekonomi, transportasi dan akses utama masyarakat.

“Terutama Desa Sumber Agung yang berada tepat berhadapan dengan KTM Kayong Utara yang merupakan Gerbang penghubung antarkabupaten,” ujarnya.

Ia sebutkan harapan dari 3 Desa untuk dapat lebih mendapatkan perhatian dari Pemkab Kubu Raya terutama pemerataan pembangunan, peningkatan porsi Pembangunan dan penguatan kawasan perdesaan terutama untuk desa-desa terluar kabupaten.

Salah satu warga Doni berharap dunia pendidikan juga harus menjadi prioritas utama selain itu pula tenaga pendidik terutama para tenaga honorer yang merupakan putera daerah di 3 Desa ini juga harus menjadi prioritas utama dalam hal peningkatan kualitas pendidikan di 3 Desa.

“Demikian pula dengan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya Agus Sudarmansyah, menyatakan bahwa selama menjabat sebagai anggota DPRD tetap selalu mengalokasikan program pembangunan meskipun itu hanya 1 titik kegiatan.

“Dalam kondisi keuangan negara yang sedang dalam keadaan yang sulit juga menyebabkan pemangkasan, pengurangan maupun refocusing anggaran yang berdampak pada pendapatan kabupaten hingga berdampak pada desa,” jelasnya.

Pada Reses pertama kalinya di 3 Desa ini diharapkan mendapatkan masukan dari masyarakat yang nantinya dimasukkan dalam pokok pikiran legislatif yang menjadi masukan dalam Dokumen RKPD.

Ketua DPRD juga mengungkapkan akan tetap berkomitmen dalam percepatan Pembangunan Desa.(rob)