surat somasi DPRD Kubu Raya ditujukan ke PT PLN Kalbar
Surat somasi DPRD Kubu Raya ditujukan ke PT PLN Kalbar

Kubu Raya, BerkatnewsTV. DPRD Kubu Raya mensomasi PLN Kalbar terkait persoalan listrik di Kecamatan Batu Ampar yang hingga kini belum tuntas.

Ketua DPRD Kubu Raya Agus Sudarmansyah mengatakan pihaknya telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan PT PLN Kalbar untuk mengatasi listrik di Batu Ampar namun belum menemui titik terang.

“Akhirnya kami di DPRD melayangkan somasi kepada PT PLN Kalbar yang ditembuskan ke PLN pusat. Jika menjelang puasa nanti tidak bisa menuntaskan masalah ini agar listrik di Batu Ampar bisa normal maka jangan salahkan kami. Kami akan gugat ke Badan Sengketa Konsumen seperti yang diamanatkan UU Nomor 8 tahun 1999,” tegasnya saat Musrenbang RKPD Kecamatan Batu Ampar, Senin (22/2).

Sebab menurut Agus, dua asas penting yang dilanggar PT PLN Kalbar yakni asas keamanan dan keselamatan konsumen. Asas keselamatan adalah banyaknya barang elektronik yang akan menimbulkan korsleting listrik.

Begitu pula asas keamanan sambung Agus, tingkat kriminalitas bakal meningkat lantaran kondisi kampung yang gelap. Hal ini jelas berdampak terhadap aktifitas pendidikan, kesehatan seperti di puskesmas maupun sektor usaha masyarakat.

“Semuanya akan terganggu, tentu faktor-faktor ini sangat riskan. Belum lagi masyarakat yang tidak sabar mengancam untuk berdemo, kalau yang lepas kontrol bisa melakukan pengrusakan. Ini harus kita hindari. Alhamdulilah pihak Polsek maupun Koramil bisa membantu melakukan pengamanan untuk hal ini,” tuturnya.

Pertemuan terakhir di DPRD waktu lalu dijelaskan Agus, GM PT PLN Kalbar telah berjanji akan menuntaskan masalah listrik sebelum puasa.

Beberapa mesin yang rusak akan diperbaiki dan yang tidak mengalami rusak berat diganti dengan mesin lain. Bahkan, PT PLN Kalbar berencana membangun PLTS di Kecamatan Batu Ampar.

“PLTS ini akan dibangun pada tahun 2023 dengan kapasitas 14 ribu Kwt di Teluk Air. Sementara saat ini kebutuhan listrik di Batu Ampar 1.800 kwt. Mudah-mudahan ini akan dapat mengaliri desa-desa yang belum menikmati listrik,” ujarnya.

Baca Juga:

Kepala Desa Batu Ampar Heri Purwanto mengungkapkan dari delapan dusun, dua diantaranya hingga kini belum teraliri listrik.

“Kedua dusun itu yakni Dusun Teluk Air dan Dusun Cabang Ruan. Di Teluk Air jumlah penduduknya 357 KK atau sekitar seribuan jiwa. Sedangkan di Dusun Cabang Ruan berjumlah 563 KK atau dua ribuan jiwa,” ungkapnya.

Selama ini masyarakat dua dusun itu disebutkan Heri tidak pernah menikmati listrik. Masyarakat terpaksa menggunakan genset, lampu teplok dan solar cell yang dibantu dari dana desa khusus di Teluk Air sedangkan di Cabang Ruan hanya genset dan lampu teplok.

“Apalagi seperti di Cabang Ruan pernah menjadi pusat food estate sehingga pasti membutuhkan listrik,” ucapnya.

Ia menyatakan siap mendukung pembangunan PLTS yang direncanakan PT PLN Kalbar untuk memenuhi kebutuhan listrik di Batu Ampar.

“Insyaallah kami siap membantu mencari dan menyiapkan lahan pembangunan PLTS jika memang dibutuhkan,” pungkasnya.

Sementara itu GM PT PLN (Persero) Wilayah Kalbar Ari Dartomo berjanji akan menuntaskan persoalan listrik di Batu Ampar sebelum bulan puasa pada bulan April.

Janji itu disampaikannya saat raker bersama Komisi III DPRD Kubu Raya pada Kamis (11/2).

Langkah yang dilakukan antara lain penambahan daya, perbaikan mesin dan relokasi mesin. Untuk penambahan daya dilakukan terhadap 9 mesin sehingga daya listrik akan bertambah menjadi 600 kw.

Sementara dua mesin yang mengalami gangguan permanen alias rusak akan mendapat penggantian (relokasi) dari PLTD Payung Sekadau dan PLTD Engkahan dengan kapasitas masing-masing 1000 kw

Penambahan daya ini dimulai bulan Februari, April hingga Mei. Sehingga total daya listrik menjadi 2.580 kw. Artinya akan ada penambahan daya 700 kw dari sebelumnya 1.880 kw.

Belum lagi bulan September dua mesin yang rusak direlokasi (peggantian). Sehingga nanti akan bertambah lagi daya listriknya.

Tak hanya itu, PLN akan membangun PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) dengan kapasitas 14.160 kwp di Kecamatan Batu Ampar.(rob)