Sekda menyerahkan bantuan beras kepada masyarakat terdampak covid-19.
Sekda menyerahkan bantuan beras kepada masyarakat terdampak covid-19. Foto: ist

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Sejak pandemi covid-19 tahun 2020 ini, pertumbuhan ekonomi anjlok hingga di angka 1,16 persen.

“Meskipun turun namun menurut data BPS pertumbuhan ekonomi kita masih tergolong positif. Tidak mencapai minus dibawah satu persen,” tutur Sekda Kubu Raya Yusran Anizam.

Penyebab turunnya pertumbuhan ekonomi disebutkan Yusran dikarenakan terjadi resesi ekonomi yang melanda tidak hanya Indonesia namun dunia.

“Memang yang terlihat turun sekali yakni di sektor jasa. Termasuk UMKM meskipun tidak keseluruhan,” ucapnya.

Namun, di tahun mendatang Yusran optimis pertumbuhan ekonomi Kubu Raya kembali akan tembus diatas angka empat persen. Indikatornya sektor primer yang terus bergeliat.

“Kita optimis di tahun 2021 kita optimis dan berusaha targetkan agar pertumbuhan ekonomi bisa tembus diatas angka empat persen,” ujarnya.

Baca Juga:

Kondisi itu disebutkan Yusran melihat dari beberapa sektor mulai kembali bergeliat secara perlahan di akhir tahun ini. Indikatornya angka PDRB yang mulai perlahan merangkak naik, realisasi pajak hingga angka kemiskinan menurun, sektor primer seperti pertanian, perkebunan, perikanan yang daya belinya meningkat.

“Seperti realisasi pajak dari komponen BPHTB yang realisasinya tinggi. Ini menunjukan investasi di Kubu Raya cukup baik dikarenakan adanya transaksi,” jelasnya.

Langkah yang diambil tambah Yusran, Pemkab Kubu Raya akan terus mendorong peningkatan di berbagai sektor ekonomi.(rob)