Rumah Umar Dolek yang roboh seketika diterjang angin puting beliung. Rumah ini baru dibangunnya sendiri selama empat bulan dan baru ditempati dua bulan.
Rumah Umar Dolek yang roboh seketika diterjang angin puting beliung. Rumah ini baru dibangunnya sendiri selama empat bulan dan baru ditempati dua bulan. Foto: Mulyadi

Pontianak, BerkatnewsTV. Bencana angin puting beliung di Kelurahan Sui Beliung Kecamatan Pontianak Barat pada Jumat (18/7) sore mengakibatkan ratusan rumah rusak bahkan hingga roboh.

Salah satunya yang dialami Umar Dolek warga Gang Tri Darma. Ia tak menyangka rumah yang baru dibangunnya empat bulan roboh seketika hanya kurun waktu 10 menit.

Ia pun menceritakan detik-detik peristiwa menegangkan yang dialaminya sekitar pukul 18.00 wib jelang magrib. Saat itu ia bersama istri sedang duduk santai di ruang tamu. Guntur tiba-tiba menggelegar diatas rumahnya.

“Saye bareng di sinek (ruang tamu). Tibe-tibe ade guntor. Angen pon datang ngan ujan. Sekitar 10 menet lah. Kace depan langsung pecah ni. Dindeng pon roboh gak. Atap roboh. Habes semuenya,” tuturnya ditemui BerkatnewsTV.

Baca Juga:

Saat melihat atap rumah dan dinding mulai mau roboh, Umar dan istrinya bergegas pergi ke belakang rumah menghampiri anak, menantu dan cucunya yang masih berusia 3 minggu.

Ia bersama keluarganya sempat terjebak di ruangan belakang lantaran puing atap rumah tetangga menutup pintu belakang. Akibatnya Umar sekeluarga tidak bisa keluar.

Rumah yang dibangunnya selama empat bulan itu roboh seketika. Padahal baru dua bulan ditempati. Namun Umar mengaku pasrah.

“Kita tidak bisa apa-apa lagi. Ini cobaan Allah SWT. Ada hikmahnya,” lirihnya sedih.

Beruntung, pemerintah langsung melakukan pendataan dan akan segera memberi bantuan bahan material bangunan.(lan/mul)