loading=

Masjid Mujahidin Salurkan 1,5 Ton Beras Subsidi ke Masyarakat

Pengurus Masjid Mujahidin Kelurahan Beringin Kecamatan Kapuas menyalurkan beras subsidi kepada masyarakat sekitar. Foto: Ist

Sanggau, BerkatnewsTV. Pengurus Masjid Mujahidin Kelurahan Beringin Kecamatan Kapuas menyalurkan beras subsidi kepada masyarakat sekitar, Kamis (9/4) pagi.

Penyaluran tersebut dilakukan sebagai wujud kepedulian pengurus masjid terhadap kondisi masyarakat sebagai akibat dampak dari masih mewabahnya covid-19 atau virus korona di Kabupaten itu.

“Beras yang kita salurkan ini sebanyak 10 Kg per Kepala Keluarga dengan harga subsidi Rp 70 ribu per karung. Untuk harga normal Rp 100 ribu perkarung 10 Kg Jadi kami dari pengurus masjid mensubsidi Rp30 ribu,” ungkap Ketua Pengurus Masjid Mujahidin, H. Syafriansah kepada wartawan, Kamis (9/4) pagi.

Syafriansah menambahkan, ada sekitar 150 Kepala Keluarga yang tercatat menerima beras subsidi masjid tersebut. Ke-150 Kepala Keluarga itu berasal dari 15 RT yang berada di sekitaran Masjid.

Dan penerima bantuan beras subsudi tersebut adalah semua warga sesuai kriteria tanpa memandang suku, agama dan RAS.

“Ada kriteria bagi warga yang menerima beras subsidi tersebut, diantaranya orang yang tidak mempunyai penghasilan tetap, orang yang terdampak PHK baik langsung ataupun tidak langsung, orang yang mengalami pengurangan pendapatan karena virus korona karena sektor pekerjaan informalnya tidak lagi menghasilkan atau yang tidak mempunyai sumber pendapatan lain,” terangnya.

Untuk pendataan orang – orang menerima beras subsidi masjid tersebut dilakukan oleh RT di lingkungan masing – masing.

“Penyaluran beras subsidi ini kami rencanakan awalnya untuk dua bulan yakni April dan Mei. Namun jika kondisi tidak juga berubah tidak menutup kemungkinan Pengurus Masjid akan menambah hingga bulan Juni,” katanya.

Syafriansah yang juga adalah ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sanggau itu berharap, bantuan beras subsidi itu bisa menjadi inspirasi bagi seluruh pengurus Masjid untuk melakukan hal yang sama.

“Kalau pencegahannya itukan sudah banyak yang melakukannya. Sekarang sudah saatnya kita memikirkan kesejahteraan umat yang terdampak langsung ataupun tidak langsung akibat mewabahnya virud korona ini,” ujar dia.

Syafriansah menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan pengurus masjid tersebut murni subsidi dari pengurus Masjid, bukan beras pemerintah.(pek)