Kubu Raya, BerkatnewsTV. Pembangunan jalan poros di Kecamatan Kuala Mandor B terus diperkuat dengan APBD 2026. Jalan poros yang dibangun akan menghubungkan sejumlah desa meskipun saat ini sebagian masyarakat masih menggunakan jalan perusahaan perkebunan sawit yang membentang diantara desa-desa.
Bupati Kubu Raya Sujiwo merinci sejumlah pembangunan infrastruktur jalan poros telah dilakukan seperti desa Mega Timur, Kuala Mandor B, Sungai Enau hingga Kubu Padi dan Retok.
“Insyaallah tahun depan kita tuntaskan. Mulai Desa Sungai Enau dulu, karena sudah dua kali anggaran untuk menuju Kuala Mandor B,” janjinya saat Bimbingan Teknis Tata Kelola BLUD, Jumat (9/10/2026).
Menurut Sujiwo jalan poros menjadi kebutuhan masyarakat setempat. Maka dari itu, ia berkomitmen akan menuntaskan pembangunan infrastruktur tersebut.
Baca Juga:
- Jalan Poros Dipasang Portal, Kendaraan Tonase Diatas 6 Ton Dilarang Lewat
- Jolok Anggaran Pusat Untuk Bangun Jalan Poros di Terentang
“Karena selama ini mereka menggunakan jalur transportasinya itu, lewat PT BPK apabila musim penghujan jalan disitu berlumpur dan ketika musim kemarau mereka mandi debu. Karena memang jalan itu satu-satunya yang dilewati,” terangnya.
Selain menargetkan jalan poros Sungai Enau. Sujiwo juga mendapatkan laporan kerusakan jalan Mega Timur hingga Kuala Mandor B kedua jalan ini, dalam waktu dekat akan diperbaiki.
“Kita akan bangun, lewat pemeliharaannya, hanya saya minta kepada Pak Camat dan Kades monitor muatan kendaraan berskala berat, misal muatan 6 ton masih kita toleransi maksimal 7 ton lah. Jika diatas 10 ton pasti jalan cepat hancur,” lanjutnya.
Jalan poros kabupaten kata Sujiwo bukan memiliki spek tinggi. Karena APBD masih sangat terbatas, karena pemotongan TKD kendati pun seperti itu yang diharapkan pemerataan pembangunan.
“Beda dengan spesifikasi jalan Inpres daerah atau pakai anggaran DAK dan anggaran bagi hasil, tentulah kapasitasnya besar bisa 12 ton,” tambah Sujiwo.(dian)













