loading=

Empat Kabupaten di Kalbar Tidak Dapat Bantuan Karhutla dari Pusat

Empat Kabupaten di Kalbar Tidak Dapat Bantuan Karhutla dari Pusat
Empat kabupaten di Kalbar tidak mendapat bantuan penanganan karhutla dari pemerintah pusat yakni Kabupaten Sekadau, Sanggau, Mempawah dan Landak. Foto: berkatnewstv

Pontianak, BerkatnewsTV. Empat kabupaten di Kalbar tidak mendapat bantuan penanganan karhutla dari pemerintah pusat yakni Kabupaten Sekadau, Sanggau, Mempawah dan Landak.

Kendati demikian keempat daerah tersebut tetap menjadi atensi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, mengingat Karhutla juga terjadi di wilayah empat kabupaten tersebut.

“Karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memprioritaskan dukungan melalui alokasi Rp40 miliar yang diterima Pemprov Kalbar untuk turut memperkuat penanganan Karhutla di empat kabupaten tersebut pada Belanja Tidak Terduga,’ kata Gubernur Kalbar, Ria Norsan.

Langkah ini menurut Norsan menjadi bentuk komitmen Pemprov Kalbar agar penanganan Karhutla dapat dilakukan secara merata dan kebutuhan daerah yang terdampak tetap mendapat perhatian.

Norsan menegaskan bahwa dukungan pemerintah pusat menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas daerah menghadapi Karhutla. Menurutnya, setiap daerah memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda sehingga penanganan harus dilakukan secara bersama dan proporsional.

Baca Juga:

“Kita memahami bahwa setiap daerah memiliki kebutuhan dan kondisi yang berbeda. Karena itu, meskipun empat kabupaten belum mendapatkan alokasi Bantuan Presiden Penanganan Karhutla dari pemerintah pusat, Pemprov Kalbar tetap memberikan perhatian. Dukungan yang kita terima akan kita optimalkan untuk membantu daerah yang juga menghadapi Karhutla, sehingga penanganannya dapat berjalan secara bersama dan merata,” ujarnya.

Norsan mengatakan, penanganan Karhutla tidak hanya berorientasi pada pemadaman, tetapi juga harus mencakup pencegahan, kesiapsiagaan, perlindungan masyarakat, serta pemulihan kawasan terdampak.

“Penanganan Karhutla membutuhkan sinergi semua pihak. Bantuan yang diberikan harus dimanfaatkan secara efektif untuk memperkuat operasi di lapangan, melindungi masyarakat dan lingkungan, sekaligus memperkuat upaya pencegahan,” tegasnya.

Melalui dukungan pemerintah pusat dan penguatan sinergi seluruh pemangku kepentingan, Pemprov Kalbar terus berkomitmen mempercepat penanganan Karhutla sekaligus memperkuat langkah pencegahan dan kesiapsiagaan untuk mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan di masa mendatang.

“Penanganan Karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, termasuk masyarakat. Karena itu, mari kita terus bergerak bersama untuk mencegah dan menangani Karhutla di Kalimantan Barat,” pungkasnya.(tmB)