Pontianak, BerkatnewsTV. Gerakan sosial yang dilakukan Perkumpulan Masyarakat Tionghoa Peduli telah banyak dirasakan masyarakat khususnya bagi kaum marjinal di Kalbar.
Sekretaris Perkumpulan Masyarakat Tionghoa Peduli, Santi mengatakan Perkumpulan Masyarakat Tionghoa Peduli telah terbentuk sejak lama namun seiring perjalannya legalitasnya telah disahkan pada tahun 2022. Mereka merupakan para relawan yang memiliki misi sosial sama.
“Kegiatannya lebih pada kepedulian sosial, dimana utamanya kepada orang tua terlantar yang tidak ada keluarga kemudian kami bawa ke panti jompo seperti di Singkawang dan bantuan untuk anak-anak panti asuhan. Semuanya tanpa memandang suku dan agama,” katanya, Rabu (23/9/2026).
Gerakan sosial lain yang dilakukan Perkumpulan Masyarakat Tionghoa Peduli ketika wabah Covid-19 melanda. Berbagai bantuan telah disalurkan untuk masyarakat. Termasuk saat ini di tengah maraknya terjadi karhutla.
Baca Juga:
- Pemkab Sanggau Didesak Rampungkan Pembangunan Rumah Adat Melayu dan Tionghoa
- Memperingati Hari Lahir Nabi Konghucu, YBS Kurangi Biaya Kremasi Rp2 Juta
“Kami menyalurkan bantuan logistik untuk para relawan yang sedang berjibaku untuk memadamkan api karhutla,” ucapnya.
antas darimana sumber dana yang diperoleh Perkumpulan Masyarakat Tionghoa Peduli.
“Kami mendapatkan dari para donator yang iklhas membantu untuk kemudian kami salurkan dalam bentuk barang. Selain itu, kami juga kolaborasi dengan organisasi atau yayasan lain untuk bersama-sama menyalurkan bantuan,” terangnya.
Santi mengucapkan ucapkan terima kasih kepada masyarakat dan donator serta organisasi atau Yayasan lain yang telah mempercayakan kepada Perkumpulan Masyarakat Tionghoa Peduli untuk menyalurkan bantuan-bantuan tersebut.
“Kami berharap kedepan akan lebih banyak lagi masyarakat dan perkumpulan atau yayasan untuk bersama-sama memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,” harapnya.(tmB)













