loading=

Perbedaan Antara Meteor, Meteorit dan Asteroid

Perbedaan Antara Meteor, Meteorit dan Asteroid
Perbedaan Antara Meteor, Meteorit dan Asteroid. Foto: ilustrasi

BerkatnewsTV. Istilah meteor, meteorit, dan asteroid sering muncul dalam pembahasan astronomi. Namun, banyak orang masih menganggap ketiganya sama. Padahal, ketiganya memiliki perbedaan yang cukup jelas. Oleh karena itu, memahami perbedaan meteor, meteorit, dan asteroid akan membantu kita mengenal fenomena luar angkasa dengan lebih tepat.

Pengertian Asteroid

Asteroid merupakan benda langit berbatu yang mengorbit Matahari. Umumnya, asteroid berada di sabuk asteroid yang terletak di antara orbit Mars dan Jupiter. Selain itu, ukurannya sangat bervariasi, mulai dari beberapa meter hingga ratusan kilometer.

Asteroid terbentuk sejak awal pembentukan tata surya. Karena itu, para ilmuwan sering mempelajarinya untuk mengetahui sejarah awal tata surya. Dengan kata lain, asteroid menjadi “saksi” proses kosmik yang terjadi miliaran tahun lalu.

Pengertian Meteor

Meteor berasal dari pecahan asteroid atau komet yang memasuki atmosfer Bumi. Ketika benda tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan bergesekan dengan udara, cahaya terang pun muncul di langit. Fenomena inilah yang sering disebut sebagai “bintang jatuh”.

Namun, meteor sebenarnya tidak pernah mencapai permukaan Bumi. Sebagian besar meteor akan habis terbakar di atmosfer. Oleh sebab itu, peristiwa ini lebih sering dinikmati sebagai pemandangan langit malam yang indah.

Pengertian Meteorit

Meteorit merupakan sisa meteor yang tidak habis terbakar dan berhasil jatuh ke permukaan Bumi. Dengan kata lain, jika sebuah meteor bertahan hingga mencapai tanah, maka benda tersebut disebut meteorit.

Meteorit memiliki nilai ilmiah yang tinggi. Selain itu, para peneliti memanfaatkannya untuk mempelajari komposisi benda langit di luar Bumi. Bahkan, beberapa meteorit mengandung unsur langka yang jarang ditemukan di planet kita.

Perbedaan Utama Meteor, Meteorit, dan Asteroid

Perbedaan utama ketiganya terletak pada lokasi dan kondisinya. Asteroid berada di luar angkasa dan mengorbit Matahari. Sementara itu, meteor muncul ketika pecahan asteroid memasuki atmosfer Bumi dan terbakar. Sebaliknya, meteorit adalah bagian meteor yang berhasil mencapai permukaan Bumi.

Selain itu, perbedaan juga terlihat dari dampaknya. Asteroid berpotensi menimbulkan bencana besar jika bertabrakan dengan Bumi. Meteor umumnya tidak berbahaya karena habis terbakar. Namun, meteorit dapat menimbulkan kerusakan jika ukurannya cukup besar.

Kesimpulan

Meteor, meteorit, dan asteroid merupakan benda langit yang saling berkaitan, tetapi memiliki perbedaan yang jelas. Asteroid berada di luar angkasa, meteor muncul di atmosfer, dan meteorit jatuh ke permukaan Bumi. Oleh karena itu, memahami perbedaan ketiganya akan membantu kita lebih bijak dalam menyikapi berbagai fenomena astronomi yang sering terjadi.