loading=

7,9 Persen Dibawah Nasional, Muda Targetkan Zero Stunting

Bupati Kubu Raya ikut menanda tangani komitmen menurunkan stunting di Kubu Raya.
Bupati Kubu Raya ikut menanda tangani komitmen menurunkan stunting di Kubu Raya. Foto: ist

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Berdasarkan data pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat pada bulan Desember 2021, jumlah balita pendek dan sangat pendek di Kubu Raya 7,9 persen turun secara signifikan dibandingkan tahun 2020 yaitu sebesar 13,40 persen.

“Angka tersebut sudah berada di bawah target nasional, yaitu 14 persen. Ini merupakan pencapaian yang sangat baik dan menandakan bahwa kita sudah on the track dalam upaya menuju zero stunting,” ucap Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan saat rembuk stunting, Senin (6/6).

Namun Muda tetap meminta kepada seluruh elemen komitmen untuk berperan serta menurunkan angka stunting bagi daerah yang masih tinggi mulai dari camat, puskesmas dan kepala desa.

Baca Juga:

“Harus mengintensifkan lagi langkah langkah koordinasi bersama sama dengan pihak desa dan masyarakat sehingga target ‘zero stunting’ dapat dicapai, agar generasi masa depan yang berdaya guna dan berdaya saing serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global,” harapnya.

Muda sebutkan melalui Keputusan Bupati Kubu Raya Nomor 139/bappedalitbang 2022 telah ditetapkan 32 desa dengan angka prevalensi dan kasus stunting tertinggi.

“Untuk itu melalui rembuk stunting ini diperoleh rumusan kegiatan bersama menurunkan stunting pada desa-desa yang telah ditetapkan sebagai lokasi fokus. Jadi, rembuk stunting ini tidak hanya sebagai formalitas, tetapi harus semakin memantapkan komitmen dan berbagai upaya,” tegasnya.(tmB)