Sekadau, BerkatnewsTV. Polres Sekadau menggandeng pemuda dan tokoh masyarakat untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sekadau.
Kapolres Sekadau, Marupa Sagala mengajak para pemuda untuk duduk bersama membahas rekomendasi-rekomendasi dalam menghadapi kemungkinan terjadinya Karhutla di Sekadau.
Dia mengatakan, saat ini Polri sudah menyiapkan sebuah program yang dinamakan Polisi Sahabat Petani yang dalam hal ini polisi mengajak seluruh masyarakat untuk bersama merawat alam.
“Karena dari awal kita tidak pernah melarang masyarakat untuk berladang. Namun, yang jadi masalah sekarang adalah adanya modal pembakaran yang menyebabkan timbulnya asap,” ujarnya Senin (9/3) saat pertemuan bersama pemuda dan tokoh masyarakat.
Kemudian, lanjut dia, lewat diskusi dengan berbagai pihak juga sudah mulai digencarkan guna mengkaji terkait bagaimana langkah paling jitu untuk mengurangi asap itu supaya tidak berdampak buruk bagi kehidupan masyarakat, khususnya di Kabupaten Sekadau.
“Maka dari itu disini saya tegaskan kembali bahwa bertani atau berladang itu tidak dilarang. Tinggal bagaimana caranya kita carikan solusi terbaik untuk mengurai dampaknya,” jelasnya.(gun)