Pontianak, BerkatnewsTV. Arus mudik Idulfitri 1447 H yang menggunakan moda transportasi perairan diwarnai kecelakaan. Tercatat terdapat tiga peristiwa kecelakaan yang mengakibatkan korban tenggelam dan meninggal dunia.
Peristiwa pertama yakni terbaliknya sebuah kapal penambang pasir dengan nama MV JH 07 di Sungai Kapuas, tepatnya di Desa Sansat, Kecamatan Toba di Kabupaten Sanggau pada Jumat (13/3/2026). Akibat kejadian itu, tiga ABK dilaporkan tenggelam dan sedang dilakukan pencarian tim SAR gabungan.
Kemudian peristiwa kedua adalah tenggelamnya Yahdi Arriansyah (20) seorang penumpang KM Sulawesi yang terjatuh di Sui Kapuas perairan Desa Pinang Dalam Kecamatan Kubu Kabupaten Kubu Raya pada Kamis (19/3/2026).
Dan ketiga yaitu tenggelamnya seorang penumpang motor klotok bernama Khairul Umam (35) di Sui Landak Desa Rantau Pannjang Kecamatan Sebangki kabupaten Landak pada Minggu (22/3/2026).
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra menegaskan keselamatan harus menjadi prioritas utama, baik bagi pengguna transportasi darat maupun perairan.
“Dalam rangka mendukung keselamatan perjalanan masyarakat selama arus mudik, kami mengimbau kepada seluruh pemudik agar selalu waspada dan mengutamakan keselamatan,” ujar I Made Junetra, Selasa (24/3/2026).
Baca Juga:
Adapun beberapa poin penting dalam imbauan tersebut antara lain:
- Persiapan Sebelum Berangkat
Pemudik diminta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, seperti rem, ban, lampu, dan oli. Selain itu, penting membawa perlengkapan darurat seperti P3K dan alat komunikasi, serta mengecek kondisi cuaca dan rute perjalanan. - Kondisi Fisik Pengemudi
Pengemudi harus dalam kondisi sehat dan cukup istirahat. Tidak disarankan memaksakan diri saat mengantuk atau lelah, serta dianjurkan beristirahat setiap 2–3 jam perjalanan. - Keselamatan di Perjalanan
Selalu patuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas, hindari kecepatan tinggi, serta jaga jarak aman antar kendaraan. - Waspada Kondisi Alam
Perhatikan potensi cuaca buruk seperti hujan, banjir, dan jalan licin. Pemudik juga diminta waspada terhadap jalur rawan longsor dan minim penerangan, serta menghindari perjalanan malam di daerah rawan. - Bagi Pengguna Transportasi Air
Gunakan alat keselamatan seperti life jacket, tidak melebihi kapasitas angkut, serta mengikuti arahan petugas pelabuhan. - Komunikasi & Informasi
Selalu informasikan rencana perjalanan kepada keluarga, simpan nomor darurat, dan segera laporkan jika terjadi kondisi darurat. - Tanggap Darurat
Tetap tenang saat menghadapi situasi darurat, utamakan keselamatan diri dan penumpang, serta segera hubungi layanan darurat.
“Dalam rangka mendukung keselamatan perjalanan masyarakat selama arus mudik baik yang menggunakan transportasi darat maupun perairan/laut serta hasil koordinasi dengan instansi terkait, kami mengimbau kepada seluruh pemudik agar selalu waspada dan mengutamakan keselamatan,” tegasnya.
Dengan semangat We Are Family dan Avignam Jagad Samagram, Kantor SAR Pontianak menegaskan komitmennya untuk selalu hadir bagi masyarakat. Bagi yang membutuhkan bantuan pencarian dan pertolongan, dapat menghubungi layanan darurat di nomor 115. Kantor SAR Pontianak siap siaga 24 jam.(tmB)













