loading=

Cara Mengatur THR agar Tidak Cepat Habis

Cara Mengatur THR agar Tidak Cepat Habis
Cara Mengatur THR agar Tidak Cepat Habis. Foto: ilustrasi

BerkatnewsTV. Menerima Tunjangan Hari Raya (THR) tentu menjadi momen yang sangat Anda tunggu-tunggu menjelang lebaran. Namun, sering kali dana tambahan ini hanya “numpang lewat” karena Anda tidak memiliki rencana pengeluaran yang jelas. Jika Anda membiarkan diri terjebak dalam euforia belanja, maka uang tersebut akan habis seketika sebelum hari raya berakhir. Oleh karena itu, Anda harus bersikap disiplin dalam mengalokasikan dana tersebut agar kondisi finansial Anda tetap sehat. Dengan menerapkan cara mengatur THR yang cerdas, maka Anda dapat memenuhi kebutuhan lebaran sekaligus mengamankan tabungan masa depan.

Buat Daftar Prioritas Kebutuhan Lebaran

Langkah pertama yang paling krusial adalah menyusun daftar kebutuhan utama yang harus Anda penuhi terlebih dahulu. Anda sebaiknya mengutamakan pembayaran zakat mal, zakat fitrah, serta pelunasan utang atau cicilan jika ada. Selain itu, alokasikanlah dana untuk kebutuhan pokok seperti bahan makanan untuk hidangan hari raya dan transportasi mudik.

Akan tetapi, Anda harus membedakan antara kebutuhan mendesak dengan keinginan semata agar anggaran tidak membengkak. Jadi, dengan menetapkan prioritas sejak awal, maka Anda akan terhindar dari perilaku konsumtif yang tidak perlu di pusat perbelanjaan.

Terapkan Rumus Alokasi Dana 40-30-20-10

Selanjutnya, Anda dapat menggunakan rumus pembagian dana agar pengelolaan THR terasa lebih sistematis dan terukur. Sebagai contoh, gunakanlah 40% dari THR untuk keperluan lebaran, sedangkan 30% lainnya Anda masukkan ke dalam rekening tabungan atau investasi. Kemudian, sisihkan 20% untuk membayar kewajiban atau utang agar beban finansial Anda berkurang di bulan berikutnya.

Terakhir, Anda bisa menggunakan 10% sisanya untuk dana sosial atau memberi “salam tempel” kepada sanak saudara di kampung halaman. Dengan pembagian yang jelas seperti ini, maka Anda tidak akan menggunakan seluruh uang hanya untuk konsumsi jangka pendek. Oleh sebab itu, setiap rupiah yang Anda terima akan memiliki fungsi yang lebih produktif bagi keuangan Anda.

Hindari Godaan Diskon yang Tidak Perlu

Di samping mengatur angka, Anda juga perlu melatih ketahanan mental terhadap berbagai promo dan diskon besar-besaran di toko daring maupun luring. Memang benar bahwa penawaran harga murah sangat menggiurkan, namun sering kali barang-barang tersebut bukanlah hal yang benar-benar Anda butuhkan. Oleh karena itu, Anda sebaiknya mematikan notifikasi aplikasi belanja atau menjauh dari pusat perbelanjaan jika daftar belanjaan sudah terpenuhi.

Selain itu, cobalah untuk berpikir ulang selama 24 jam sebelum Anda memutuskan untuk membeli barang yang bersifat impulsif. Jika Anda mampu mengendalikan diri, maka sisa dana THR tersebut bisa menjadi modal awal untuk membangun dana darurat yang lebih kuat. Akhirnya, Anda pun dapat menikmati lebaran dengan tenang tanpa rasa cemas akan kekurangan uang di akhir bulan.

Kesimpulan

Cara Anda mengatur THR sangat menentukan ketenangan hidup Anda setelah masa libur lebaran usai. Dengan membuat daftar prioritas, menerapkan rumus alokasi dana, serta menghindari godaan belanja berlebihan, maka Anda telah bertindak sebagai manajer keuangan yang handal bagi diri sendiri. Jadi, mari kita mulai mengelola setiap lembar uang THR dengan bijak agar keberkahan Ramadan tetap terasa hingga bulan-bulan berikutnya.