Kubu Raya, BerkatnewsTV. Masyarakat diminta tidak panik seiring masih memanasnya konflik di wilayah Timur Tengah yang menarasikan stok BBM dijatah hingga 20 hari mendatang. Sehingga Di daerah menyebabkan terjadi antrean panjang di SPBU Pertamina.
Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto saat Operasi Pasar LPG 3kg di halaman Masjid Wasilatal Jannah jalan Cahaya Utara Dusun Pelita Jaya Desa Kuala Mandor B, Selasa (10/3/2026).
“Jangan terlalu percaya dengan isu terutama batasan minyak BBM yang beredar hanya untuk 20 hari. Ini kebenarannya patut dipertanyakan, karena baru bersifat insting dari pemerintah pusat,” terangnya.
Sukiryanto berharap masyarakat tidak panik karena situasi tersebut masih bersifat tafsir sementara dan belum ada kajian yang bersifat rill di lapangan.
Baca Juga:
- Agen Libur Gas Kosong, Masyarakat Panic Buying
- Tidak “Buying Panic”, Stok Migor Dijamin Aman. OP 18 Ton di Empat Kecamatan
Disisi lain, Sukiryanto menyatakan tetap mempertahankan kestabilatasan harga bahan pokok terutama Gas LPG 3kg di Dusun Pelita Jaya Desa Kuala Mandor B (KMB) Kecamatan KMB yang di jual ke warga seharga Rp20 Ribu pertabung.
Menurut Sukiryanto harga tersebut lebih rendah dari desa Pugu kecamatan Sungai Ambawang berkisar Rp35 Ribu pertabung.
“Alhamdulillah disini masih Rp20 Ribu ketimbang Pugu kemarin seharga Rp35 Ribu,” ucapnya.
Mengingat lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah tinggal menghitung hari, Sukiryanto mengajak Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kubu Raya konsisten menjaga harga kebutuhan pokok.(ian)













