Sanggau, BerkatnewsTV. Kasus kekerasan terhadap anak di Sanggau pada tahun 2025 meningkat tajam hingga 40 kasus.
Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinsos P3AKB Sanggau, Titin Sumarni menyebutkan dari 40 kasus kekerasan terhadap anak tahun 2025, pelecehan seksual menempati urutan teratas.
“Ini yang membuat kita prihatin, karena pelecehan seksual masih tinggi di kasus ini. Tahun 2024 38 kasus, sementara tahun 2025 itu ada 40 kasus. Artinya ada kenaikan dua kasus,” katanya ditemui, Selasa (3/2/2026).
Baca Juga:
- Kekeraaan Seksual Dominasi Kekerasan Terhadap Anak di Sanggau
- Kekerasan Terhadap Anak di Sanggau Meningkat
Atas tingginya kasus tersebut, ia sebutkan pihaknya telah melakukan beberapa langkah penanganan diantaranya mengintensifkan sosialisasi apa itu kekerasan terhadap anak, baik di lingkungan sekolah, organisasi wanita, maupun kelompok masyarakat lainnya.
“Kami juga memberikan pendampingan kasus, baik anak sebagai pelaku maupun sebagai korban. mulai dari proses penyidikan hingga ke pengadilan,” ujarnya.
Tak hanya itu, pemerintah daerah, lanjutnya, juga menyiapkan rumah aman bagi anak korban kekerasan.
“Kita siapkan shelter untuk anak-anak yang jauh dari tempat tinggalnya,” pungkas dia. (pek)













