Sanggau, BerkatnewsTV. Dua isu utama menjadi pembahasan penting Mukerda Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sanggau, Senin (29/12).
Dua isu besar yang dibahas kumpulan para ulama di Kabupaten Sanggau itu, yakni isu meneguhkan peran ulama dalam memelihara keharmonisan umat dan kelestarian lingkungan.
Ketua MUI Kabupaten Sanggau, H. Nasri Razali menjelaskan alasan mengapa dua isu penting tersebut diangkat dalam Muker MUI. Pertama isu meneguhkan peran ulama.
“Peran optimal ulama dalam menjaga suasana yang kondusif, terutama di dalam keharmonisan, baik antar umat beragama maupun intern umat beragama,” kata Nasri kepada wartawan.
Ia menilai, selama ini keharmonisan antar umat beragama dan intern umat beragama.di Kabupaten Sanggau sudah berjalan dengan sangat baik.
Baca Juga:
- JKSN Harus Menjadi Kekuatan Sosial Jaga Persatuan di Tengah Keberagaman
- Perkuat Toleransi Umat Beragama di Kalbar
“Keharmonisan ini yang akan dioptimalkan untuk kita pertahankan,” ujarnya.
Untuk isu lingkungan hidup, dijelaskannya, ini merupakan isu yang sangat penting untuk kita bahas bersama dalam forum Mukerda MUI ini sebagai upaya mengantisipasi kerusakan bumi dan lingkungan agar tetap terjaga kelestariannya.
“Kita tidak ingin lingkungan kita di Sanggau ini mengalami kerusakan oleh berbagai usaha penambangan ilegal atau korporasi yang menebang hutan secara liar dan pembakaran hutan secara tidak terkendali,” ungkapnya.
Nasri mengajak seluruh umat untuk bergandengan tangan menjaga alam dan lingkungan termasuk hutan dan sungai dari kerusakan.
“Ini salahsatu upaya kita mengantisipasi jangan sampai Kabupaten Sanggau ini tertimpa bencana seperti Sumatra dan Aceh akibat kerusakan alam yang tidak terkendali,” pungkasnya. (pek)













