Landak, BerkatnewsTV. Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad dua orang yang tenggelam di Sui Landak dan Sui Air Mati. Keduanya yakni Muhammad Dirgantara Al Hafiz (5) warga Kecamatan Ngabang dan Eko Sugianto (41) warga Kecamatan Toho Kabupaten Mempawah.
Muhammad Dirgantara Al Hafiz ditemukan setelah sebelumnya tenggelam sejak dua hari yang lalu (30/11) tidak jauh berbeda korban Eko Sugianto juga tenggelam di hari yang sama.
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra mengatakan kedua korban ditemukan memasuki hari kedua pencarian.
“Pada hari kedua masing-masing korban telah ditemukan tim SAR gabungan, kondisi keduanya sudah meninggal dunia saat ditemukan,” jelasnya.
Pada Minggu 30 November 2025 korban Muhammad Dirgantara Al hafiz bersama orang tuanya datang dari Kota Ngabang ke acara hajatan keluarga di Dusun Mangguk Desa Mungguk Kabupaten Landak.
Baca Juga:
Korban terakhir terlihat pada 30 November 2025 pukul 15.00 WIB saat orang tua dan keluarga sibuk dengan kegiatan hajatan, korban terlihat bermain disekitar pinggiran sungai Landak dekat rumah keluarganya. Sedangkan untuk korban Eko Sugaianto peristiwa nahas terjadi ketika korban ingin memasang pancing.
“Eko Sugianto di hari yang sama memasang pancing tajur di Sungai Air Mati Desa Toho Hilir Kecamatan Toho. Biasanya selesai memasang pancing tajur yang bersangkutan langsung pulang namun hingga sekitar pukul 00.00 WIB, korban belum kembali ke rumahnya,” tambah Junentra.
Lanjut Junetra meskipun terjadi di lokasi yang berbeda namun proses pencarian tetap dilakukan secara optimal.
“Untuk di Kabupaten Landak kami memberangkatkan satu tim rescue dengan kekuatan satu set perahu karet dan peralatan pendukung, tim bekerja dengan unsur yang terlibat dalam pencarian sebelumnya sedangkan untuk di Kabupaten Mempawah hal serupa juga dilakukan hanya saja Sungai di daerah Toho tidak sebesar Sungai di Landak,” tuturnya.
Ia sebutkan kedua korban telah diserahkan kepada pihak keluarga dan operasi pencarian telah dihentikan.(tmB)













