loading=

13 orang Ikuti Tes Petugas Haji

13 orang Ikuti Tes Petugas Haji
Sebanyak 13 orang mengikuti Tes Seleksi Petugas Haji 2025, Jumat (22/11). Mereka telah melamar berbagai formasi, seperti Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah, serta petugas pelayanan akomodasi, konsumsi, dan transportasi. Foto: uck

Singkawang, BerkatnewsTV. Sebanyak 13 orang mengikuti Tes Seleksi Petugas Haji 2025. Mereka telah melamar berbagai formasi, seperti Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah, serta petugas pelayanan akomodasi, konsumsi, dan transportasi.

“Seleksi petugas haji merupakan langkah penting dalam sistem penyelenggaraan ibadah haji. Kami mencari individu dengan kompetensi teknis, pengetahuan luas, serta motivasi yang kuat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah,” jelas Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Singkawang, H. Marhola disela tes Seleksi Petugas Haji, Jumat (22/11).

Ia menjamin bahwa proses ini dilakukan secara terbuka, adil, dan profesional. Tes dilakukan di Operation Room Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Dijelaskannya, bahwa petugas haji bukan hanya pendamping, tetapi bagian integral dari penyelenggaraan ibadah haji. Yang harus memiliki kemampuan teknis dan komitmen tinggi dalam melayani jamaah.

Marhola juga menjelaskan bahwa sebelum mengikuti tes CAT, peserta harus memenuhi persyaratan teknis dan administrasi yang ketat.

Baca Juga:

Tahap pertama seleksi dilakukan di tingkat kabupaten/kota. Peserta yang lolos akan mengikuti tahap kedua di tingkat provinsi, mencakup tes CAT lanjutan dan wawancara pendalaman materi.

Materi seleksi mencakup berbagai aspek penting, seperti wawasan kebangsaan, regulasi haji, moderasi beragama, manasik haji, psikologi, serta tugas dan fungsi petugas haji.

Pendekatan ini dirancang untuk memastikan petugas yang terpilih benar-benar siap menghadapi tantangan selama bertugas di Tanah Suci.

“Proses seleksi ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk berkontribusi langsung dalam penyelenggaraan haji, menjadikannya sebagai bagian dari ibadah sekaligus pengabdian,” ungkapnya.

Dengan seleksi yang transparan dan berbasis kompetensi, diharapkan petugas haji yang terpilih mampu memberikan pelayanan optimal.

Mendukung kenyamanan dan kekhusyukan jamaah selama menjalankan rukun Islam kelima.

“Ini adalah komitmen Kementerian Agama dalam terus meningkatkan kualitas pelayanan haji Indonesia,” pungkasnya. (uck)