Pontianak, BerkatnewsTV. Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kalimantan Barat (Kalbar) meminta Bupati Sintang Jarot Winarno untuk mundur dari jabatannya.
Alasannya menurut Pengurus Pusat GMKI Kordinator Wilayah XIV Kalbar Noven Honarius kondisi kesehatan Jarot Winarno yang menurun.
“Kita merasa prihatin dengan kondisi beliau sebab sejak dilantik menjadi bupati pada tanggal 26 Februari 2021 sampai saat ini kondisi beliau tidak bisa menjalankan tugas tanggung jawab sebagai kepala daerah dengan maksimal karena faktor kesehatan,” katanya lewat keterangan resminya yang diterima redaksi Kamis (28/7).
Baca Juga:
- KONI dan AMSI Kalbar Berkolaborasi di Porprov XIII
- Kicauan Mantan Bupati Sintang Milton Crosby Berujung Tersangka
Menurutnya terkesan Bupati Sintang Jarot Winarno memaksakan keadaan. Maka GMKI mendorong partai pendukung dan masyarakat untuk memperhatikan kesehatan Jarot Winarno dan meminta melepaskan jabatannya sebelum penetapan wakil bupati Sintang.
“Partai pendukung dan masyarakat untuk mengijinkan pak Jarot istirahat sebagai bupati artinya pak Jarot juga harus memikirkan kesehatan pribadi untuk pemulihan di masa tua,” tuturnya.
Ia menilai kalau Sintang dipimpin pemimpinn yang dalam keadaan sakit akan merugikan masyarakat Sintang sendiri karena pastinya pelayanan masyarakat tidak akan maksimal.(rls/tmB)