loading=

Tugboat Rita 103 Tenggelam di Perairan Ketapang

Personel TNI AL yang sedang melakukan operasi SAR terhadap kapal tugboat Rita 103 yang tenggelam pada Kamis (21/7) di perairan Ketapang.
Personel TNI AL yang sedang melakukan operasi SAR terhadap kapal tugboat Rita 103 yang tenggelam pada Kamis (21/7) di perairan Ketapang. Foto: Naufal

Ketapang, BerkatnewsTV. Kapal tugboat Rita 103 dikabarkan tenggelam di peraian Sungai Kendawangan Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang.

Hingga kini, Tim SAR gabungan masih melakukan operasi pencarian dan penyelamatan terhadap 14 orang kru tugboat Rita 103 yang tenggelam.

Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Ketapang Letkol Laut (P) Bambang Nugroho mengatakan setelah mendapatkan informasi tersebut pihaknya langsung memerintahkan Komandan Posal Kendawangan Letda Laut (T) Imamul Arifin berserta personel menggunakan RHIB (Rigid Hull Inflatable Boat) untuk segera melaksanakan pencarian dan pertolongan.

“Tim SAR Lanal Ketapang langsung menuju TKP dikarenakan kondisi cuaca saat itu dengan kecepatan angin 10 – 15 knot, tinggi gelombang 1 – 1,5 meter dan visibilitas terbatas, tidak memungkinkan untuk melanjutkan pencarian maka pukul 20.00 WIB pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan keesokan harinya,” ujarnya, Sabtu (23/7).

Menurut keterangan dari ABK yang selamat, TB Rita 103 tenggelam ketika akan membawa Loading Master yang akan diantar menuju MV
Captain Veniamis 117 di loading point 3 perairan Kendawangan pada Kamis (21/7).

Pada saat akan shifting di MV. Captain Veniamis 117, tiba – tiba TB Rita 103 mengalami kerusakan pada bagian mesin.

Baca Juga:

Nahkoda TB Rita 103 meminta agar TB Rita 103 digandeng kemudian sambil berjalan TB Rita 103 melaksanakan proses shifting.

Karena kondisi mesin belum juga dapat diperbaiki dan posisi kapal miring, nahkoda TB. Rita 103 meminta agar MV. Captain Veniamis 117 untuk mengurangi kecepatan.

“MV Captain Veniamis 117 langsung mengurangi kecepatan dan setop engine namun posisi TB Rita 103 semakin miring dan tali tambat putus,” terang Danlanal.

Pada saat mengetahui kondisi kapal yang telah miring semua ABK dan bersiap untuk menyelamatkan diri dan dalam hitungan detik TB. Rita 103 terbalik dan tenggelam.

ABK dan penumpang seluruhnya lompat ke laut untuk menyelamatkan diri dengan menggunakan alat keselamatan seadanya.

Danlanal menyampaikan bahwa pelaksanaan SAR ini sejalan dengan perintah Pangkoarmada I Laksda TNI Arsyad Abdullah selain dalam rangka penegakan kedaulatan dan hukum di laut juga untuk menjamin keselamatan dan keamanan para pengguna laut termasuk kegiatan SAR.(naf)