Kubu Raya, BerkatnewsTV. Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengingatkan agar 39 kepala desa terpilih tidak serta merta langsung mengganti perangkat desanya.
“Kades yang baru terpilih jangan emosional, jangan dengan cepat mengganti perangkat desa,” Muda mengingatkan.
Ke-39 Kepala Desa (Kades) yang dilantik pada Jumat (17/12) itu terpilih setelah berhasil memenangkan Pilkades di desanya masing-masing yang serentak digelar bulan November kemarin.
Namun Muda menilai bisa saja kepala desa mengganti perangkatnya yang dianggap kurang berinovasi dalam bekerja selama ini.
Akan tetapi Muda menyarankan agar penggantian perangkat desa dilakukan secara terhormat dan melalui seleksi terbuka berdasarkan aturan yang berlaku.
“Sah-sah saja jika kades baru ingin mengganti perangkat desa. Namun harus secara terhormat, tidak menimbulkan gejolak serta mengutamakan kompetensi,” saran Muda.
Seba menurut Muda, jika penggantinya tidak bisa menyesuaikan dengan pekerjaan barunya maka akan sulit untuk membantu dalam menggerakan roda pemerintahan desa.
“Takutnya, yang digantikan itu akan sulit menyesuaikan, dan sulit untuk melatihnya lagi karenas terjadi seperti ini,” ucapnya.
Baca Juga:
Muda juga memita agar kepala desa terpilih harus bekerja dengan inovasi-inovasi yang baru untuk kemajuan desa.
“Kades yang kembali harus semakin lebih baik. Semakin banyak inovasi untuk kemajuan desa,” pungkasnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kubu Raya Jakariansyah mengatakan, pihaknya sudah menyelesaikan seluruh tahapan Pilkades serentak terhadap 39 desa di Kabupaten Kubu Raya sejak Maret 2021 lalu.
“Hari ini mereka dilantik, ini menandakan kesuksesan pemilihan kepala desa 2021. Sebelum dilantik kades terpilih sudah diberikan pembekalan, terkait tugas, fungsi dan kewenangan. Dan hari ini juga dilantik Ketua PKK desa, sehingga tugas kita pun sudah selesai,” terangnya.
Ia menegaskan, setelah dilantik Kepala Desa dan Ketua PKK sudah harus bekerja menunaikan tugas dan tanggung jawabnya, sehingga program-program yang sudah dijanjikan kepada masyarakat sesuai dengan visi misi dapat diwujudkan.
“Kita sudah pandu penyusunan RKPD nya. Mereka juga sudah dibekali untuk menyelesaikan program di tahun 2021, dan sudah kita bimbing untuk melaksanakan program di tahun 2022, sehingga mereka tinggal bekerja saja,” ujarnya.(tmB)