loading=

Datang ke Kalbar Ditandai Tinta

Kementerian Perhubungan akhirnya telah menjadikan Bandara Supadio dari status internasional menjadi domestik.
Kementerian Perhubungan akhirnya telah menjadikan Bandara Supadio dari status internasional menjadi domestik. Foto: dok berkatnewstv

Pontianak, BerkatnewsTV. Dinas Perhubungan Kalbar akan memberlakukan tanda berupa tinta kepada pendatang yang masuk ke Provinsi Kalbar melalui Bandara Internasional Supadio.

Langkah ini untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 atau wabah corona di Kalbar melalui jalur penerbangan yang semakin hari pengawasannya kian diperketat.

“Jarinya (penumpang) dicelup dengan tinta KPU agar mudah dimonitor,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kalbar, Manto kepada BerkatnewsTV, Jumat (3/4).

Ia sebutkan daya tahan tinta bisa satu hingga dua minggu. Tujuannya agar setiap orang yang datang dari daerah terjangkit bisa dipantau dengan lebih mudah.

“Ini berlaku mulai 1 April. Warga tersebut kemudian didata oleh KKP dan datanya dilanjutkan ke Dinas Kesehatan untuk dipantau,” jelasnya.

Sementara TKI yang dari Malaysia masuk melalui PLBN, Manto katakan pihaknya masih belum dapat terapkan lantaran keterbatasan tinta.

“Seharusnya juga diterapkan tapi kami kesulitan tinta,” ucapnya.(rob)