Setelah dua hari menghilang akhirnya jezanah korban tragedi tabrakan speedboat di Sungai Ketungau tepatnya di Tanjung Rangau Sungai Ketungau Desa Senangan Kecil Kecamatan Ketungau Tengah ditemukan. Foto: Ist

Sintang, BerkatnewsTV. Setelah dua hari menghilang akhirnya dua korban tragedi tabrakan speedboat di Sungai Ketungau tepatnya di Tanjung Rangau Sungai Ketungau Desa Senangan Kecil Kecamatan Ketungau Tengah ditemukan.

Kedua korban yang ditemukan pada Sabtu (14/3) malam sekitar pukul 20.40 itu kondisinya dalam keadaan mengenaskan, dengan kulit sebagian mengupas, bengkak dan membusuk.

Korban ditemukan tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) hanya jarak 50 meter. Keduanya ditemukan dengan jam waktu yang berbeda

Dua korban tersebut yakni Engkabai,(65 ) warga Dusun Enteloi Desa Gut Jaya Bhakti Kecamatan Ketungau Tengah ditemukan pukul jam 20.40 wib.

Sementara Zainal Abidin, (43) yang merupakan warga Dusun Nanga Sekapat Desa Tirta Karya Kecamatan Ketungau Tengah ditemukan pukul 22.40 wib.

Paur Subag Humas Polres Sintang Ipda Baryono membeberkan usai ditemukan kedua korban oleh tim satgas langsung dibawa ke puskesmas terdekat.

Tim melakukan tindakan dengan mengambil visum et repertum terhadap kedua korban oleh dokter yang bekerja pada Puskesmas Merakai.

“Setelah itu jenazah langsung diserahkan ke keluarga nya masing masing untuk dimakamkan,” katanya kepada BerkatnewsTV Minggu,(15/3) siang.

Diberitakan sebelumnya, telah terjadi tabrakan speedboat dialiran Sungai Ketungau di Tanjung Rangau Sungai Ketungau Desa Senangan Kecil Kecamatan Ketungau Tengah dikabarkan makan korban.

Tabrakan maut yang terjadi pada Kamis (12/3) sekitar pukul 19.00 wib itu dikabarkan terdapat 8 orang korban. Bahkan makan korban jiwa.

Korban luka antara lain Matius Jemat luka berat (motoris), Fransiska (luka ringan), Jiki (luka ringan), Iyau (luka ringan). Korban selamat antara lain Nazela dan Didi. Korban luka berat masih dirawat di Puskesmas Nanga Merakai.(yti)