Bunda PAUD Kubu Raya Rosalina Muda Mahendrawan saat menghadiri penyerahan insentif kepada guru PAUD se Kubu Raya. Foto: Ist

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Bunda PAUD Kubu Raya, Rosalina Muda, berharap besaran insentif untuk guru PAUD dapat ditingkatkan dari waktu ke waktu. Meski begitu, ia menyatakan sumbangsih guru PAUD tetap tidak bisa dinilai dengan nominal materi.

“Mudah-mudahan pengorbanan yang telah diberikan dengan mendidik anak-anak kita ini mendapatkan baslasan kebaikan dari Allah Taala,” ucapnya.

Rosalina menilai PAUD sebagai salah satu investasi besar bagi negara. Sebab anak-anak adalah masa depan bangsa. Karena itu, setiap negara termasuk Indonesia punya komitmen yang jelas terhadap pendidikan anak usia dini.

Ia mengungkapkan di Kabupaten Kubu Raya, dari 250 satuan PAUD yang ada baru sekitar 90-an PAUD yang terakreditasi, baik akreditasi A, B, maupun C.

“Mudah-mudahan ke depannya satuan-satuan PAUD yang ada di Kubu Raya ini meningkat terus standar pendidikannya. Sehingga anak-anak kita semua bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” harapnya.

Sri Ayuda, guru PAUD dari Kecamatan Teluk Pakedai, berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Ia mengaku terharu karena meski berstatus non-PNS, pemerintah daerah tetap memberikan perhatian.

“Ini bukan soal nilainya, tapi bagaimana Pemerintah Kabupaten Kubu Raya ternyata peduli terhadap guru-guru PAUD seperti kami yang bukan PNS,” ucapnya.(rob)