Singkawang, BerkatnewsTV. Aminah (48) menyadari bahwa kehidupan adalah perjalanan yang telah digariskan oleh Tuhan.

Dirinya harus rela kehilangan kaki kanannya setelah menjalani operasi amputasi di bagian kakinya akibat penyakit diabetes melitus yang di deritanya.

Penderita diabetes melitus memang rentan mengalami amputasi akibat dari komplikasi luka yang tidak kunjung sembuh. Kadar gula darah yang tidak terkontrol dalam jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan saraf, salah satunya di bagian kaki.

“Dari awal diperiksa saya itu punya penyakit gula, saat itu dokter menyarankan saya untuk mengatur pola hidup dan menjaga makan agar gula saya tetap stabil,” ceritanya.

Namun sambung Aminah mungkin karena kurang menjaga pola makan akhirnya sekitar 7 bulan berjalan ia merasa bagian kakinya bengkak dan sakit. Saat ia periksa ternyata gula darahnya sudah sangat tinggi Lalu kata dokter harus diamputasi.

“Memang berat hati jika kaki saya harus hilang, tapi bagaimana lagi karena dibiarkan penyakit gula itu akan merambat ke bagian tubuh yang lain,” ujar Aminah.

Aminah menceritakan dirinya dan keluarganya merasa beruntung sudah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS karena dengan Bermodal Kartu Indonesia Sehat, sehingga dari awal pengobatan dirinya dan keluarganya tidak perlu khawatir untuk mengeluarkan biaya pengobatan.

Sebenarnya tidak hanya dirinya yang telah merasakan manfaat program JKN KIS ini, Suaminya tahun 2015 pernah operasii usus buntu bahkan almarhum anaknya juga dulu terbantu oleh program JKN KIS ini karena mengidap gagal ginjal dan harus rutin cuci darah.

“Awalnya saya sempat takut mengeluarkan biaya. Tapi ternyata setelah kartu KIS digunakan untuk suami saya operasi usus buntu tahun 2015,” tuturnya.

Dan almarhum anaknya yang dulu semasa hidupnya mengalami gagal ginjal dan harus cuci darah, sampai akhirnya sekarang Aminah harus menjalani operasi amputasi kaki.

“Saya tidak pernah mengeluarkan biaya apapun, semua ditanggung BPJS Kesehatan. Maklum kami mah hanya petani. Uang dari mana buat berobat kalau bukan kerena BPJS Kesehatan, untuk itu bagi saya Program JKN KIS ini sangat berarti dan besar manfaatnya” ucap Aminah.

Aminah menyampaikan meski sempat down dengan cobaan bagi keluarganya yang datang bergantian, namun selama ini Program JKN KIS telah menjadi salah satu penolongnya.

“Hidup itu cobaan , kita harus tetap semangat menjalani apapun yang telah ditetapkan Tuhan kepada kita, karena pasti tuhan akan memberikan cobaan sepaket beserta solusinya, bagi keluarga kami mendapatkan cobaan penyakit yang datang, namun tuhan juga telah memberikan sepaket dengan solusinya, salah satunya Program JKN KIS ini,” tutup Aminah.(rls)