Sekda Pemkab Kubu Raya, Yusran Anizam

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Rencana kenaikan iuran BPJS yang diwacanakan pemerintah pusat berdampak terhadap anggaran daerah yang dialokasikan untuk BPJS daerah seperti yang dilakukan di Kubu Raya yang disebut dengan Penerima Bantuan Iuran (PBI).

“Kalau memang iuran BPJS itu naik maka praktis anggaran untuk iuran PBI dari APBD juga akan naik,” kata Sekda Kubu Raya Yusran Anizam.

Saat ini disebutkan Yusran, anggaran yang dialokasikan melalui APBD Kubu Raya tahun 2019 untuk PBI Daerah sebesar Rp5 miliar untuk sekitar 30-an ribuan warga.

“Jadi, kalau BPJS terjadi kenaikan maka mau tidak mau besar kemungkinan anggaran PBI dari semula Rp5 miliar akan juga naik. Ini yang nantinya akan kita sedang pertimbangkan,” tuturnya.

Disebutkan Yusran, kuota PBI nasional di Kubu Raya kurang lebih sekitar 190-an ribu. Jika ada separuh dari 300 ribu warga Kubu Raya yang mengikuti BPJS mandiri, maka yang dapat ditanggung PBI Daerah tersisa 100-an ribu orang.

Selain PBI Daerah, dikatakan Yusran, bahwa Pemkab Kubu Raya juga telah menggratiskan setiap warganya berobat gratis di puskesmas-puskesmas.

“Artinya masyarakat tidak lagi membayar kalau mau berobat ke puskesmas asalkan menunjukan KTP Kubu Raya. Ini merupakan visi misi dan program Bapak Bupati untuk membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan,” terangnya.(rob)