Empat pimpinan definitif DPRD Kubu Raya yang diambil sumpah/ janji oleh Ketua Pengadilan Negeri Mempawah. Foto: Robby

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Empat pimpinan definitif DPRD Kubu Raya akhirnya resmi dilantik pada Senin (4/11), yakni Agus Sudarmansyah sebagai Ketua dari PDIP, Usman sebagai Wakil Ketua dari Partai Demokrat, Yuslanik sebagai Wakil Ketua dari Partai Gerindra dan Suharso dari Partai Golkar.

Berbeda dengan waktu lalu yang didominasi dari dapil Rasau Jaya-Teluk Pakedai, unsur pimpinan DPRD Kubu Raya periode kali ini lebih dominan dari Kubater (Kubu, Batu Ampar dan Terentang), kecuali Usman dari dapil Sui Kakap.

Keempatnya diambil sumpah/ janji oleh Ketua Pengadilan Negeri Mempawah dalam rapat paripurna DPRD Kubu Raya yang dihadiri Bupati, Wakil Bupati serta Forkompinda.

SK Gubernur keempatnya dibacakan oleh Asisten I Pemprov Kalbar Sri Djumiadatin mewakili Gubernur Kalbar Sutarmidji. Setelah dilantik, pimpinan sementara DPRD Kubu Raya Zulkarnaen dan Teguh Wibowo menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada pimpinan definitif.

“Sinergisitas antara legislatif dan eksekutif hendaknya menjadi perhatian para pimpinan yang telah dilantik,” harap Gubernur Kalbar Sutarmidji dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I Pemprov Kalbar Sri Djumiadatin.

Sementara itu Ketua DPRD Kubu Raya Agus Sudarmansyah mengatakan PR pertama yang akan diselesaikannya adalah Rancangan APBD TA 2020.

“Ini yang menjadi prioritas kami. Kemarin saat pimpinan sementara sudah membahas Nota Pengantar Keuangan, Pandangan Umum Fraksi. Nah, selanjutnya kami pimpinan definitif membahas Rancangan APBD,” beber Agus.

Disebutkan Agus, dalam pembahasan R-APBD pihaknya tetap mengacu pada aturan dan mekanisme agar tidak tidak ada tarik ulur yang kerap terjadi.

“Terpenting visi utama kami adalah menciptakan sinergisitas antarlembaga khususnya dengan eksekutif dan yudikatif. Hal itu bertujuan untuk kondusifitas daerah sehingga lebih mudah dan mempercepat pembangunan,” ucapnya.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan berharap DPRD dapat menjalankan tupoksinya tidak keluar dengan RPJM yang sudah disepakati.

“Pemahaman masyarakat dan publik terhadap RPJM lebih banyak tahu. Maka DPRD dalam menyerap aspirasi tetap sesuai dengan koridor RPJM tersebut,” harapnya.

Sebab menurut Muda, hal itu mengarah kepada percepatan pembangunan di Kubu Raya dari semua sektor terutama pelayanan dasar.

Di rapat paripurna kali ini ada empat agenda sekaligus yang digelar. Selain pelantikan pimpinan definitif juga pelantikan M Yani sebagai anggota DPRD Kubu Raya menggantikan Darmansyah yang meninggal dua hari sebelum pelantikan pada 17 September lalu.

Kemudian, paripurna pengesahan tata tertib (tatib) dan pengesahan struktur komposisi Alat Kelengkapan DPRD (AKD).(rob)