Gerakan Milenial Tanam Padi

Unsur Forkompinda dan Pemkab Kubu Raya melakukan gerakan wisata tanam padi milenial di Desa Parit Keladi. Foto: Ist

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Gerakan wisata tanam padi milenial yang dihelat pada Minggu (3/11) pagi diikuti para pejabat Kalbar dan Pemkab Kubu Raya di Desa Parit Keladi Kecamatan Sui Kakap.

Menurut Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan ini merupakan salah satu strategi Pemkab Kubu Raya menjadikan isu pertanian dan ketahanan pangan bagian yang sangat penting.

“Kenapa kegiatan ini memakai kata gerakan, karena polanya akan menjadi gerakan masive dan tren baru bagi Indonesia agar program ini menjadi penggerak bagi masyarakat dalam membangkitkan kembali peradaban pangan menjadi sangat penting dan berharga,” tuturnya.

Kaum milenial dilibatkan dalam gerakan tanam padi ini disebutkan Muda karena mereka nantinya akan menjadi pionir dan penggerak masyarakat lainnya agar memiliki pandangan dan persepsi bahwa pertanian menjadi bagian penting yang dapat membahagiakan masyarakat banyak.

“Kita menggagas ini agar bisa menjadi contoh bagi anak muda kita agar mau bergerak dan peduli terhadap bidang pertanian. Karena, kaum milenial yang ada saat ini belum tentu ada yang pernah menanam padi, makanya ini perlu kita bangun kepekaan dan kepedulian mereka agar bisa ikut bersama bergerak,” katanya.

Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono menilai gerakan ini juga menjadi momentum hari sumpah pemuda ke-91 serta untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap dunia pertanian terutama bagi kalangan muda milenial.

“Hari ini kita dapat berkumpul TNI-Polri, elemen masyarakat yang berasal dari semua komponen pemuda dan pelajar yang ada di Kubu Raya dalam memeriahkan kegiatan Gerakan Wisata Taman Padi Milenial. Kita bisa bersuka cita menanam benih padi bersama-sama,” kata Kapolda.

Menurut Kapolda gerakan ini untuk mengajak dan menggugah kaum milenial dapat mengembalikan peradaban di bidang ketahanan pangan, mengedepankan pola pertanian yang modern dalam mendukung program pemerintah menciptakan ketahanan pangan daerah.

“Kaum milenial sangat perlu dilibatkan karena merekalah generasi penerus, mereka harus dikenalkan dan diajarkan bagaimana proses pertanian pangan itu dibuat dan dikelola dengan baik. Dengan gerakan tanam padi milenial ini mereka akan memperoleh pengetahuan dan melatih keterampilan sehingga tumbuh minat untuk menggeluti dunia pertanian pangan,” ujarnya.(rob)

Tulis Komentar