loading=

Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Ella Hulu Dijebloskan ke Penjara

Suherman saat akan dijebloskan ke penjara oleh Kejaksaan Negeri Sintang. Hari Senin (30/9) kemarin ia tampak pasrah saat dibawa ke Rutan Klas IIA Pontianak dengan menggunakan rompi orange yang dikawal oleh pihak kejaksaan. Foto: Susi

Sintang, BerkatnewsTV. Setelah melalui proses pemeriksaan yang cukup panjang, akhirnya berkas tersangka mantan Kepala Desa Ella Hulu Suherman dinyatakan pihak Kejaksaan Negeri Sintang telah memasuki tahap II dari Polres Melawi, dalam kasus dugaan korupsi dana desa.

Suherman pun akhirnya dijebloskan ke penjara oleh Kejaksaan Negeri Sintang. Hari Senin (30/9) kemarin ia tampak pasrah saat dibawa ke Rutan Klas IIA Pontianak dengan menggunakan rompi orange yang dikawal oleh pihak kejaksaan.

Mantan Kades Ella Hulu Kecamatan Menukung itu didakwa telah melakukan tindak pidana korupsi dengan menyelewengkan dana desa tahun anggaran 2016-2017 silam hampir satu miliar rupiah.

Dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri Sintang Imran dana desa yang diselewengkan oleh terdakwa digunakan untuk kepentingan pribadi dan investasi. Dakwaan terhadap tersangka akan di sampaikan secara terbuka di persidangan nantinya.

” Tersangka mengelola dana desa lebih dari Rp 1 miliar. Berdasarkan perhitungan BPK, kerugian negara yang ditimbulkan sekitar Rp 835 juta,” bebernya.

Suherman berharap tidak ada lagi Kades yang terjerat kasus hukum lantaran penyalahgunaan dana desa. Dia mengingatkan agar Dana Desa dikelola dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jangan main-main dengan dana desa. Dana desa ini untuk kepentingan masyarakat. Kelola dengan baik agar tidak terjerat hukum,” tegasnya.

Pengelolaan dana desa ini ditegaskam Imran menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Karena, dana desa tersebut bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. Pihaknya bersinergi dengan penyidik Polri dalam rangka mengawasi pengelolaan dana desa.

“Polres maupun Kejaksaan, sekarang ini sedang melakukan pemetaan tentang seluruh dana desa yang digunakan, agar pembangunan di Sintang dan Melawi berjalan dengan baik,” terangnya. (sus)