loading=

Tolak Fanatisme dan Politik Identitas

Ketua PC PMII Kota Pontianak, Farizal Amir di acara dialog publik. Foto: Ico

Pontianak, BerkatnewsTV. Akibat dari perbedaan pandangan politik, persatuan sesama anak bangsa sudah mulai renggang. PMII Kota Pontianak tidak ingin hal ini terus berlanjut dan mulai melakukan pendekatan demi mengakhiri konflik tersebut.

Salah satunya dengan mengadakan dialog publik yang mengundang mahasiswa sebagai generasi muda, yang mengusung tema menolak fanatisme dan politik identitas.

Ketua PC PMII Kota Pontianak, Farizal Amir mengatakan bahwa diharapkan akan ada tindak lanjut dari kegiatan dialog ini.

“Karena tema yang diangkat mengenai fanatisme dan politik identitas, jadi saya berharap pertama di Kota Pontianak dan Kalbar tidak ada lagi sekat antar agama, antar budaya, antar suku apalagi perihal perbedaan pilihan,” jelasnya, Rabu (20/2).

Untuk mahasiswa yang datang juga diharapkan mampu untuk menerapkan apa yang sudah didapatkan terhadap masyarakat sekitarnya.

“Semoga dari kegiatan ini bermanfaat bagi kalangan mahasiswa dikarenakan ilmu ini sangat baik untuk diteruskan kepada yang lainnya terutama masyarakat,” lanjutnya.

Melihat sekarang ini era milenial, sehingga kegiatan ini bisa lebih memotivasi mahasiswa khususnya kader PMII untuk berbuat lebih baik lagi.

“Siapa lagi yang bisa merubah dunia ini menjadi lebih baik kecuali mahasiswa kaum milenial sendiri,” pungkasnya. (ico)