Kubu Raya, BerkatnewsTV. Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Achmad Supriyadi lagi-lagi mengingatkan kepada anggota TNI untuk tetap menjaga netralitas di Pemilu 2019 yang akan dihelat bulan April.
“Netralitas TNI kembali harus kita tunjukkan. Saya perintahkan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI untuk berpegang teguh pada pedoman netralitas TNI,” tegas Pangdam saat memimpin Upacara 17-an awal tahun 2019 di Makodam XII/Tpr Kabupaten Kubu Raya, Kamis (17/1).
Dikatakan Pangdam, pesta demokrasi 2019 merupakan even akbar nasional yang menjadi perhatian TNI. Oleh karenanya Pemilu harus dapat berjalan dengan lancar, aman, damai, dan sukses. Stabilitas nasional harus tetap terjaga sebelum, selama dan setelah pemilihan tersebut.
“Jangan terpengaruh pada berbagai isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan, pegang teguh rantai komando dan laporkan kepada komandan satuan bila menemui kendala,” Pangdam mengingatkan.
Pangdam juga mengatakan sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional, TNI dinilai mampu menjadi perekat kemajemukan dalam menjaga kebhinnekaan.
TNI bersama-sama segenap komponen bangsa harus melaksanakan tugas dengan tulus dan ikhlas dalam mewujudkan rasa aman dan tenteram di masyarakat. Sinergi dengan berbagai kementrian dan lembaga, serta seluruh komponen bangsa harus dipelihara dan ditingkatkan, tidak sekedar menjadi slogan.
“Perkembangan situasi lainnya juga tetap menjadi bagian dari kewaspadaan kita semua. Kondisi regional dan global yang terkait, baik secara langsung maupun tidak langsung, tidak boleh luput dari pengamatan dan antisipasi TNI. Ancaman terorisme, separatisme, radikalisme, serta berbagai ancaman kejahatan lintas negara harus dapat kita atasi. Demikian pula dengan kemungkinan terjadinya bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” ujarnya.
Maka Pangdam meminta TNI harus bersatu dan manunggal bersama rakyat. TNI adalah bagian dari rakyat, dan kemanunggalan TNI dan rakyat adalah marwah NKRI sejak negeri ini berdiri.(rls)













