loading=

Warga Pro Kontra Keberadaan PT Mega Jaya

Warga yang pro dan kontra diundang DPRD terkait polemik atas berdirinya pabrik PT Mega Jaya Beton. Foto: Robby

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Keberadaan PT Mega Jaya Beton ini terjadi pro kontra di kalangan masyarakat. Sebagian mendukung namun sebagian menolak.

Hal itu terungkap saat mediasi yang difasilitasi DPRD Kubu Raya, Selasa(18/12).

“Memang keberadaan perusahaan ada sisi positif ada juga negatif. Namun pada saat pertemuan di kantor desa ternyata lebih banyak warga yang setuju keberadaan perusahaan,” kata Habibi warga RT 06 yang mendukung keberadaan perusahaan.

Menurutnya, komplain yang disampaikan warga lain ternyata sudah diatasi oleh pihak perusahaan. Apalagi, masyarakat setempat diberdayakan untuk tenaga kerja. Permasalahan yang krusial adalah perijinannya.

“Jadi, saya rasa berlebihan jika ada warga yang menolak. Karena RT dan kepala desa menyetujui adanya perusahaan,” terangnya.

Berbeda yang disampaikan Herman warga RT 06 yang menolak bahwa masyarakat ingin adanya kepastian terhadap proses penutupan PT Mega Jaya Beton.

“Memang perusahaan sudah menghentikan aktifitasnya akan tetapi pemda harus membuat plang penghentian itu secara resmi supaya ada kepastian bagi kami,” tegasnya.

Ia pun menyatakan tidak menolak adanya investasi namun dikarenakan dari awal sudah salah mulai dari pengajuan yang berbeda yakni untuk SPBU, tidak ada sosialisasi, pencemaran lingkungan hingga kebisingan.

“Jadi ada terkesan penyalah gunaan. Prosedurnya sudah tidak benar,” ucapnya.

Menurutnya, sah-sah saja jika ada warga yang menyetujui keberadaan perusahaan. Namun yang perlu digaris bawahi bukan warga menghalangi hanya harus ada mekanisme yang mesti dipahami dan diketahui warga lainnya.(rob)